151 Petani di KSB Tak Bisa Akses Pupuk Bersubsidi

KabarNTB, Sumbawa Barat – Setidaknya 151 petani di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), tidak mendapat jatah pupuk bersubsidi dari pemerintah di tahun 2023.

Kepala Dinas Pertanian KSB, Muhammad Saleh,  membenarkan kondisi tersebut.

” Iya benar ada sekitar 151 orang Petani yang kami temukan dilapangan tak bisa mengakses pupuk bersubsidi ” ungkap Saleh, di ruang kerjanya, Selasa 17 Januari 2023.

Saleh menyebut, kondisi yang dialami para petani tersebut dikarenakan sejumlaah faktor. Diantaranya, ada yang memiliki Kartu Tani tapi tidak ada kuota. Ada juga yang terdaftar di Rencana Detail Kebutuhan Kelompok (RDKK) tapi Nomor Induk Kependudukan (NIK)-nya invalid atau tidak bisa terbaca oleh sistem.

“Ada pula yang mengalami kartu rusak dan ada juga yang melaporkan kartu taninya hilang tapi tak juga ada dikuota,” jelasnya.

Pemerintah Daerah sambung Saleh, hanya mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi jumlah kuota dan Penerima. Sementara yang menentukan adalah Pemerintah Pusat.

“Terkait persoalan tersebut kami sudah melakukan kordinasi dengan Pemprov, nanti Pemprov yang akan bersurat kepada Pemerintah Pusat sebagai pihak yang memiliki kewenangan penuh terhadap kuota pupuk bersubsidi tersebut,” timpalnya.

Ditanya terkait dengan kuota atau stok Pupuk di Sumbawa Barat, Saleh menjawab bahwa kuota untuk KSB masih Aman. Hanya saja ada beberapa yang memang harus diperbaiki dan dievaluasi serta melakukan perbaikan data petani penerima pupuk Bersubsidi tersebut.

“Kuota pupuk kita aman untuk tahun ini, soal permasalahan tadi akan segera diperbaiki dan di evaluasi kembali Data Penerima dan kalau sudah clear and clean dengan Pemprov dan Pempus baru kita akan koordinasi dengan Bank BRI sebagai mitra, sehingga Petani yang 151 orang ini bisa mengakses kembali pupuk bersubsidi,” pungkasnya.(Ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses