Marak Pencurian Getah Salam di Hutan Sekitar Bendungan Bintang Bano

KabarNTB, Sumbawa Barat – Aksi pencurian getah salam marak terjadi dalam Kawasan Hutan Lindung Brang Rea yang berada di wilayah sekitar Bendungan Bintang Bano.

Getah salam digunakan sebagai campuran ramuan obat-obatan. Tidak heran jika harga jual komodity tersebut sangat menggiurkan. Hal inilah yang disinyalir sebagai penyebab maraknya pencurian getah.

Sanapiah, warga Bangkat Munteh Kecamatan Brang Rea, kepada Camat Brang Rea, Yuliono, mengatakan bahwa aksi pencurian getah pohon salam tersebut sudah berlangsung lama, hanya saja memang luput dari pantauan petugas kehutanan.

“Getah salam yang di ambil itu menurut informasinya dijual ke luar daerah pak. Kami sering menemukan orang yang.mencuri tersebut. Bahkan yang banyak itu orang dari luar (luar KSB), bukan orang sini” ungkap Yuliono menirukan pengakuan Sanapiah.

Sebagai Camat, Yuliono juga mengakui sudah sering memperingatkan pelaku pencurian getah salam tersebut.

“Iya benar sempat juga kami sudah berikan peringatan, itu kan akan menggangu tumbuhan di area bendungan bintang Bano sebagai penyangga bendungan tersebut,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kepala KPH Puncak Ngengas, Dadan Kuswardana mengungkap, pihaknha baru mengetahui aksi pencurian tersebut setelah adanya pemberitaan media massa.

“Iya kami baru tau di media massa, yang jelas kami akan melakukan pengawasan secara komprehensif dengan melibatkan semua komponen,” ungkapnya ketika dihubungi wartawan media ini.

Dadan mengakui getah pohon salam sangat bermanfaat untuk obat – obatan. Namun di satu sisi pohon tersebut bisa mati (punah) kalau diambil getahnya.

“Itu tumbuhannya langsung mati kalau getahnya sudah diambil dan itu akan juga menganggu area penyangga di Bendungan Bintang Bano,” tutupnya.(Ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses