AMMAN – ASKAB PSSI KSB Inisiasi Liga Putri U18 dan Liga Disabilitas Pertama di Indonesia

KabarNTB, Sumbawa Barat – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) bersama ASKAB PSSI Sumbawa Barat dan ASA Foundation menggagas Liga Sepakbola Putri U18 dan Penyandang Disabilitas pertama yang diselenggarakan di Wilayah Indonesia Tengah dan Timur.

Kick Off Liga Sepakbola Putri U18 dan Penyandang Disabilitas itu dilaksanakan bersamaan dengan Kick Off Liga Sepakbola Putra U15 di Stadion Gibraltar, Kompleks Universitas Cordova Indonesia, di Taliwang, Ahad pagi 14 Mei 2023.

Acara pembukaan ditandai dengan tendangan penalty yang dilakukan oleh dua orang pemain penyandang disabilitas dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Taliwang. Dr Becky Clark, ASA Foundation Global Ambasador, bertindak sebagai penjaga gawang.

Para pemain Liga Putri U-18 dan Liga Disabilitas berfoto bersama Dr Becky Clark, Manager Soccial Impact AMMAN dan para pengurus ASKAB PSSI KSB usai kick off liga Putri U-18 dan Liga Disabilitas di Stadion Gibraltar (14/5)

AMMAN memang sengaja mendatangkan Dr Becky dari Amerika Serikat. Ia adalah Peraih Medali Emas Olimpiade tunarungu yang juga bekerja sebagai pekerja sosial/psikoterapis klinis berlisensi di Amerika Serikat. Ia memberikan layanan konsultasi serta pelatihan mental bagi berbagai atlet cabang olah raga, baik yang menyandang, maupun yang tidak menyandang disabilitas.

Di bidang olahraga, Dr. Becky Clark merupakan mantan pemain bola basket perguruan tinggi untuk Pat Summitt dan TN Lady Vols, 3x Deaflympian (1 medali emas dan 2 perak) untuk Tim Bola Voli Wanita Tunarungu AS, berkompetisi di Festival Olimpiade AS 1991 dan telah berlari di 7 kejuaraan marathon. Ia adalah pembawa obor untuk Tim Estafet Pembawa Obor Olimpiade Musim Dingin 2002.

Dr Becky didatangkan khusus untuk memotivasi para siswa penyandang disabilitas di KSB agar mereka ikut ambil bagian dalam kesempatan pengembangan diri, bakat dan minat khususnya dibidang olahraga sepakbola.

“Saya sangat senang berada disini hari ini,” ungkap Becky, saat menyapa para peserta liga dan para orang tua dari tribun utama stadion Gibraltar.

Ia menyampaikan terimakasih kepada AMMAN, ASKAB PSSI dan ASA Foundation, terutama kepada para orang tua dan anak-anak penyandang disabilitas yang ikut terlibat dalam pertandingan persahabatan yang digelar.

Ia juga memotivasi anak-anak yang terlibat sebagai pemain dalam liga Putri U-18, Putra U-15 dan Liga Penyandang Disabilitas untuk tetap semangat dalam menggapai prestasi.

“Olahraga tidak hanya mengajarkan kita sportifitas, tetapi juga memberi kita kekuatan menjadi lebih kuat, menjadi insipirasi, memotivasi dan mendidik kita untuk belajar lebih banyak tentang dunia. Dengan  olahraga tubuh dan pikiran kita menjadi kuat untuk menjadi lebih baik. Tetap semangat bertanding dan bersenang-senanglah,” ungkapnya.

Dimas Purnomo, Manajer Social Impact AMMAN

Manajer Social Impact AMMAN, Dimas Purnomo, mengatakan, AMMAN sengaja menyentuh kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini tidak tersentuh.

“Selama ini kalau ngomong sepakbola hanya liga 1, liga 2 dan khusus orang dewasa. Hari ini kami sengaja memunculkan liga disabilitas. Jadi teman-teman kita yang membutuhkan perhatian khusus ini, kesannya selalu dilupakan. Melalui program ini kami ingin menyampaikan bahwa mereka juga punya hak yang sama. Dan ini juga selaras dengan tujuan sustuinable development goals, dimana cita-cita global supaya dari segi pendidikan, olahraga dan kesetaraan gender, semua orang wajib dipenuhi haknya untuk memiliki prestasi yang sama. Itu yang kita support melalui program ini,” urainya.

AMMAN sendiri bekerjasama dengan ASKAB PSSI dan ASA Foundation telah melaksanakan Liga Sepakbola KSB  sejak Nopember 2022 lalu. Sementara Liga Putra U-15, Putri U-18 dan Liga Disabilitas akan berlangsung sampai Agustus mendatang.

“Potensi KSB di sepakbola cukup baik. Support dari ASKAB, klub dan masyarakat juga luarbiasa. Setelah berakhir nanti, kami berharap bisa berkolaborasi kembali dengan berbagai pihak yang memiliki visi dan misi yang sama untuk mengembangkan sportivitas dan professionalisme sepakbola di Sumbawa Barat,” imbuh Dimas.

Wakil Ketua ASKAB PSSI Sumbawa Barat, A Malik Nurdin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada AMMAN atas inisiali pelaksanaan liga Putri U-18 dan Liga Disabilitas. Ia menyebut event tersebut sangat menginspirasi dalam pengembangan sepakbola di Sumbawa Barat.

“Ini (liga putri U-18 dan Liga Disabilitas) mungkin satu-satunya kompetisi yang mengarah kepada professional penyelenggaraan sepakbola di tanah air,” ucapnya.

“Kerjasama AMMAN, ASSA Foundation dengan ASKAB PSSI telah membuat sepakbola di Sumbawa Barat ini berwarna lain. Sehingga kita masyarakat dan pecinta sepakbola Sumbawa Barat mesti bisa memanfaatkan peluang yang luarbiasa ini,” imbuhnya.(EZ)

iklan

Komentar