Pemda KSB Siapkan Perda untuk Kemudahan Investasi Bidang Pariwisata

KabarNTB, Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) sebagai solusi terkait masalah perijinan yang selama ini menjadi salah satu keluhan para investor untuk berinvestasi di bidang pariwisata di daerah ini.

Perda tersebut adalah Perda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal / Berusaha. Dengan terbitnya regulasi tersebut diharapkan para investor pariwisata yang sudah siap berinvestasi di KSB bisa segera action memulai kegiatan usahanya sembari mengurus perijinan.

Drs Burhanuddin, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga KSB

“Selama ini, ijin investasi bidang pariwisata banyak dikeluhkan investor. Karena untuk memulai pembangunan fasilitas penunjang kegiatan yang sebenarnya bisa sambil jalan misalnya, mereka mesti menunggu seluruh ijin rampung dulu, baru bisa action. ,” ungkap kepala Disparpora KSB, Drs Burhanuddin, Kamis 31 Agustus 2023.

Menurut Burhanuddin, hampir semua investor di KSB mengakui bahwa perizinan yang harus mereka penuhi sebelum berkegiatan rata-rata perlu waktu lama untuk diselesaikan. Durasinya hingga delapan sampai satu tahun. “Ini pengalaman yang mereka rasakan,” paparnya.

Sebagai jawaban atas keluhan para investor itu, pemerintah KSB kemudian membentuk Perda tentang pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal/berusaha. Dengan aturan itu kata mantan kepala Dinas Kominfo ini, memungkinkan para investor dapat mulai melaksanakan kegiatan usaha dan pembangunannya sembari mengurus izin yang diperlukan.

“Misalnya dalam hal membangun. Mereka bisa mengerjakan apa-apa yang sekiranya tidak butuh izin Amdal di lokasi usahanya. Seperti itulah realisasi dari Perda itu,” katanya.

Untuk merealisasikan penerapan Perda itu, kata Burhanuddin, nantinya pemerintah akan membentuk tim percepatan investasi. Tim itu akan berisikan seluruh leading sektor pemerintah yang berkaitan dengan semua kegiatan investasi.

“Jadi tim ini jadi semacam shortcut (jalan pintas) yang akan memfasilitasi investor menyelesaikan berbagai urusan izinnya,” sebut imbuhnya.

Khusus di bidang pariwisata sendiri, Burhanuddin menyatakan, pihaknya akan siap memfasilitasi setiap investor baik yang saat ini sudah ada maupun yang baru menyakatan minat untuk berinvestasi mengelola potensi pariwisata yang ada di KSB.

“Sesuai arahan pak bupati. Beliau selalu bilang bahwa sektor pariwisata akan kita jadikan kekuatan ekonomi daerah ini. Maka untuk merealiasikannya, disamping dukungan masyarakat juga perlu membuat regulasi yang menjadi payung hukum untuk memberikan kemudahan kepada setiap investasi yang datang,” urainya.

Perda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal / Berusaha sendiri, telah ditetapkan DPRD dan saat ini sedang menunggu hasil singkronisasi dan pengkajian di Biro Hukum Pemprov NTB.(EZ)

Komentar