Soal Klaim Zul-Rohmi Jilid II Lanjut, Haji Firin : Yang Terpenting Progress

KabarNTB, Mataram – Bakal Calon Wakil Gubernur NTB, HW Musyafirin menanggapi santai klaim mengenai paket Zul – Rohmi Jilid II yang disebut tetap berlanjut.

Ditanyai sejumlah wartawan usai menjadi pembicara kunci dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Mahasiswa Nadhlatul Wathan Diniyah Islamiyah (HIMMAH NWDI) di Aula BPSDM NTB di Mataram, Ahad 19 Mei 2024, Politisi yang juga Bupati Sumbawa Barat itu menyatakan klaim tentang Zul – Rohmi Jilid II tetap berlanjut adalah hal biasa saja.

“Nda apa-apa, mereka bisa saja (mengklaim). Tetapi progressnya juga mesti ditanya. Kita juga harus menyampaikan kepada publik apa yang sudah kita kerjakan selama ini.,” ucapnya.

“Jangan sampai muncul berita, bahwa baliho (Rohmi – Firin) mau-maunya sendiri (tanpa koordinasi dan persetujuan pihak NWDI dan Calon Gubernur Sitti Rohmi). Padahal desain (baliho) itu dikerjakan dan disetujui kedua belah pihak,” imbuh Haji Firin yang sebelumnya didaulat oleh Pengurus Besar HIMMAH NWDI sebagai pembicara kunci dan mempresentasikan pengalaman selama dua periode memimpin Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sehingga menjadi kabupaten paling maju di NTB.

Termasuk Tagline pasangan Rohmi – Firin, ‘NTB Maju Berdaya Saing’, sambung Haji Firin, adalah atas kesepakatan antara dirinya dan Umi Rohmi plus NWDI.

“Itu bukan mau-maunya kita. Itu kesepakatan bersama. Nah hal-hal seperti inilah yang dibuat-buat menjadi fitnah, seolah-olah itu maunya saya,” sebutnya.

Karena itu, Pasangan Rohmi – Firin, katanya, sudah tidak lagi berdebat tentang pasangan lanjut atau bersepakat, karena itu gaya politik lama.

“Yang paling penting apa yang kita lakukan, yang mencerminkan bahwa memang pasangan ini eksis. Jadi kalau tidak ada langkah-langkah itu kan tidak eksis,” tegasnya.

Sementara itu dalam pemaparannya dihadapan ratusan Pengurus HIMMAH NWDI dari seluruh Indonesia yang hadir di Rakernas, Bupati KSB dua periode yang menjadi delegasi Indonesia di KTT Open Government Partnership (OGP) Summit Tahun 2023 di Estonia itu menekankan pentingnya memegang teguh prinsip kebenaran dalam dalam berbicara dan bertindak.

“Sekarang kalian mahasiswa, pemuda, tapi kalian adalah pemimpin masa depan. Bangun intelektualitas, profesionalitas dan moralitas yang bersandar pada perkataan yang benar. Bangun kemampuan diri dengan perkataan yang benar. Bangun relasi dengan perkataan yang benar. Jangan fitnah, jangan macam-macam. ¬†Bersyukur kepada Allah SWT, itulah cara kita mempertahankan nikmat Allah yang diberikan kepada kita,” pesannya.(EZ)

Komentar