Revitalisasi BLK Dimulai, Menaker Harapkan KSB Jadi Contoh Daerah dengan Kualitas Ketenagakerjaan Unggul

KabarNTB, Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) secara resmi memulai revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, Ph.D, didampingi Bupati H Amar Nurmansyah dan wakil bupati Hj Hanipah Musyafirin, Kamis 22 Januari 2026, di Kelurahan Telaga Bertong, Taliwang.

Revitalisasi tersebut ditujukan untuk memperkuat pelatihan vokasi yang berorientasi pada penempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan pencari kerja di KSB.

Bupati H Amar Nurmansyah,  menyampaikan, pembangunan tahap awal BLK akan dibarengi dengan kerja sama bersama United Tractors (UTI) dalam pelaksanaan pelatihan yang langsung terhubung dengan kebutuhan industri. Pelatihan tersebut difokuskan pada penyiapan tenaga kerja siap pakai bagi angkatan kerja di Kabupaten Sumbawa Barat.

Menteri Tenaga Kerja Yasierli bersama Bupati H Amar Nurmansyah membaca doa usai peletakan batu pertama pembangunan BLK KSB

“Selain sektor industri, Pemerintah Daerah juga merancang pembukaan kelas-kelas khusus yang mengarah pada peluang kerja lainnya, termasuk penempatan pekerja migran ke luar negeri. Untuk mendukung hal tersebut, kita  telah menjalin komunikasi dengan sejumlah vendor yang memiliki akses penempatan tenaga kerja migran dengan keahlian tertentu,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., menegaskan bahwa BLK di Kabupaten Sumbawa Barat akan direvitalisasi menjadi pusat pelatihan vokasi yang profesional dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, pelatihan vokasi merupakan solusi strategis dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya  mengapresiasi kolaborasi yang telah terbangun antara pemerintah daerah, Forkopimda, industri, swasta, dan masyarakat di KSB. Kolaborasi tersebut penting dalam mengembangkan sistem pelatihan vokasi yang efektif dan berkelanjuta,” ungkapnya.

la menambahkan, pengembangan kompetensi di BLK harus selaras dengan kebutuhan industri masa kini, termasuk di bidang teknologi informasi, digital marketing, hingga artificial intelligence (AI). BLK diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan pencari kerja agar memiliki kompetensi relevan dan daya saing tinggi.

“Dengan dukungan pemerintah pusat dan sinergi berbagai pihak, Kabupaten Sumbawa Barat diharapkan dapat menjadi contoh daerah di Indonesia timur dengan kualitas ketenagakerjaan yang unggul serta mampu membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat,” imbuhnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses