KabarNTB, Sumbawa Barat — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Sumbawa Barat melaksanakan kegiatan pembekalan untuk masyarakat tentang pengelolaan arsip keluarga, melalui kegiatan Bimbingan Tekhnis Arsip Keluarga Bagi Masyarakat yang dilaksanakan, Kamis – Jumat, 13 – 14 Agustus 2026 di Hanipati Resto Taliwang.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menata, menyimpan, dan melindungi dokumen penting agar tidak mudah hilang atau rusak,” ungkap Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) KSB, H Burhan Daeng Mangago yang membuka kegiatan.
Kegiatan Bintek melibatkan 50 peserta yang berasal dari PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Dasawisma, dan AGR. Materi yang diberikan mencakup pengenalan arsip keluarga, identifikasi dokumen penting, pengelompokan arsip berdasarkan jenis dan kegunaannya, serta teknik penataan dan penyimpanan yang benar.
Peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai cara merawat arsip dan melindunginya dari kerusakan, kehilangan, maupun risiko bencana. Selain itu, pengelolaan arsip dalam bentuk digital menjadi salah satu materi yang dibahas.

Arsip keluarga mencakup berbagai dokumen penting, seperti kartu keluarga, akta kelahiran, ijazah, dokumen kesehatan, surat kepemilikan aset, serta dokumen keuangan. Dokumen-dokumen tersebut menjadi bukti autentik yang dibutuhkan dalam berbagai urusan administrasi keluarga.
Selama kegiatan, peserta akan mengikuti penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, hingga simulasi sederhana pengelolaan arsip keluarga. Pendekatan ini diharapkan membantu peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
“Pengelolaan arsip digital juga mesti menjadi perhatian. Masyarakat diharapkan memahami pentingnya membuat salinan cadangan dan menjaga keamanan dokumen digital untuk mengurangi risiko kehilangan data,” imbuh Haji Burhan.
Melalui kegiatan ini, Arpus KSB menargetkan tumbuhnya budaya sadar arsip yang dimulai dari lingkungan keluarga. Masyarakat diharapkan mampu mengelola dokumen secara lebih tertib sehingga mudah ditemukan ketika dibutuhkan.
Kegiatan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumbawa Barat Tahun Anggaran 2026. Narasumber berasal dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sumbawa Barat.
Bimtek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong masyarakat yang tertib administrasi sekaligus mendukung visi pembangunan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa.(*)





