Sekda KSB Minta PPKD Bekerja Profesional Agar Pilkades Serentak Sukses

KabarNTB, Sumbawa Barat –  Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Barat, drh Hairul Jibril menegaskan bahwa Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) memiliki peran penting dalam menentukan sukses tidaknya pelaksanaan Pilkades serentak di 21 Desa pada 25 Oktober mendatang.

Penegasan tersebut disampaikan Sekda saat membuka kegiatan pembekalan PPKD yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumbawa Barat di Aula lantai III Gedung Setda KSB di Kemutar Telu Centre, Kamis 30 Juli 2026.

“Karena itu, seluruh PPKD harus bekerja secara profesional dan memegang teguh aturan yang berlaku. Sebagai panitia, bapak ibu menjadi garda terdepan memastikan suksesnya agenda demokrasi di tingkat desa ini,” tegasnya.

Sekda KSB, Hairul Jibril bersama Kadis PMD Abdul Hamid beserta jajaran berfoto bersama PPKD dari 21 Desa yang akan menggelar Pilkades serentak

Sekda juga meminta PPKD untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi prinsip luber dan jurdil, netral, dan transparan. Ia mewanti-wanti agar potensi konflik di desa akibat kesalahan tekhnis dalam pelaksanaan tahapan untuk ditekan semaksimal mungkin.

“Suksesnya Pilkades ada di tangan bapak ibu sekalian,” imbuhnya, kepada seluruh PPKD yang hadir.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPMD KSB H. Abdul Hamid para camat se-KSB, serta ketua dan anggota PPKD dari 21 desa yang akan menggelar Pilkades secara serentak tahun ini.

Kepala DPMD KSB, H. Abdul Hamid mengatakan, pembekalan tersebut merupakan salah satu tahapan penting untuk mematangkan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.

Menurutnya, pembekalan menjadi semakin penting karena Pilkades tahun ini akan dilaksanakan menggunakan sistem digital atau e-voting. Penerapan sistem baru tersebut, menuntut seluruh panitia memahami alur pelaksanaan pemungutan suara, penggunaan perangkat, hingga tata cara pelayanan kepada pemilih di tempat pemungutan suara.

“Melalui pembekalan ini kami ingin memastikan seluruh panitia memiliki pemahaman yang sama terhadap setiap tahapan Pilkades. Apalagi tahun ini kita akan menerapkan sistem e-voting, sehingga ada banyak hal baru yang harus dipahami dan dikuasai panitia agar pelaksanaannya berjalan lancar,” urainya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses