KabarNTB, Sumbawa Barat – Seluruh daftar calon Kepala Desa yang akan berlaga di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 21 desa di Sumbawa Barat telah diumumkan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) di masing-masing desa.
Dari pengumuman tersebut, terjaring 61 orang dari 21 desa yang dinyatakan memenuhi syarat dan berhak dipilih sebagai calon kepala desa di desanya masing-masing.
Yang menarik, di desa Tepas Sepakat Kecamatan Brang Rea, pasangan suami istri akan bertarung memperebutkan simpati masyarakat di Pilkades yang akan berlangsung 25 Oktober mendatang.
Calon yang merupakan Pasutri itu adalah Khairuddin dan Nova Resa Alianty. Khairudin diketahui merupakan calon petahana di Pilkades dan istrinya sebagai penantang.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, DPMD KSB, Yayan Anugerainsa mengatakan, selain pasangan suami istri terdapat 3 desa yang memiliki calon maksimal yakni sebanyak 5 orang. Desa itu adalah Desa Sekongkang Bawah dan Ai Kangkung di Kecamatan Sekongkang serta Desa Goa di Kecamatan Jereweh.
Untuk desa yang jumlah calonnya sebanyak tiga orang terdapat 9 desa. Berikutnya desa yang calonnya sebanyak dua orang tercatat sebanyak 7 desa. Sementara ada 1 desa memiliki calon tunggal, yakni Desa Moteng, Kecamatan Brang Rea.
“Pasca penetapan calon, jadwal Pilkades Serentak 2026 akan memasuki tahapan kampanye. Namun sebelum itu, para calon akan diwajibkan terlebih dahulu mengikuti agenda Deklarasi Pilkades Damai yang akan diadakan serentak oleh DPMD KSB pada Rabu, 23 September. Dan sehari setelahnya di masing-masing desa para calon akan melaksanakan pencabutan nomor urut,” ungkap Yayan.
Mengenai progres persiapan sistem pemilihan e-voting yang akan digunakan di Pilkades serentak tahun ini, Yayan mengatakan, Pemda KSB dan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) segera menandatangani Nota Kesepakatan Sinergi (NSK) untuk penerapan sistem pemilihan berbasis digital tersebut. Sementara untuk penunjukan PT Intens selaku penyedia perangkat e-voting sedang berproses melalui platform e-katalog.
“Hari ini (kemarin,red)Pak Sekdis (DPMD) sedang di BRIN Jakarta untuk tandatangani NSK-nya. Dan untuk penunjukan PT Intens settle tandatangan NSK dengan BRIN,” cetus Yayan seraya menambahkan akan segera pula dilakukan sosialisasi serta simulasi penerapan e-voting kepada warga yang akan memilih di Pilkades nanti.(*)




