Peringatan HUT RI di Pasar Tana Mira Taliwang Meriah

KabarNTB, Sumbawa Barat — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ke-23 yang digelar di Pasar Tana Mira, Taliwang, pada 4–6 September 2026, berlangsung  meriah.

Event yang baru pertama kali digelar di pasar dan mungkin satu-satunya di NTB itu juga membawa dampak positif nyata bagi para pedagang. Berbagai lomba — mulai dari lomba mewarnai, fashion show anak-anak, hingga lomba karaoke untuk para pedagang — berhasil menghidupkan suasana pasar dan mendongkrak perputaran ekonomi di lokasi.

Peserta lomba peragaan busana anak bersama Kepala Pasar Tana Mira Erni Fahreza

Kepala UPTD Pengelola Pasar, Erny Patriani, S.E., M. Inov., menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapat apresiasi luar biasa dari para pedagang. Bahkan, banyak yang memohon agar kegiatan serupa terus diadakan di masa mendatang.

“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari para pedagang. Rata-rata meminta agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan di Pasar Tana Mira ini, karena dianggap membawa dampak positif bagi seluruh jenis usaha di pasar.” ungkap Erny sapaan akrab kepala UPTD Pengelola pasar.

Menurut Erny, sejak ditugaskan di Pasar Tana Mira, pihaknya rutin menyelenggarakan kegiatan positif dengan tiga tujuan utama: menghidupkan suasana pasar, meningkatkan perputaran ekonomi, serta mempererat silaturahmi antara pengelola dan pedagang di tengah arus globalisasi modern saat ini.

“Semoga kegiatan ini terus ditingkatkan agar Pasar Tana Mira semakin hidup dan menarik minat masyarakat untuk berkunjung kembali.” tambahnya.

Salah satu peserta lomba peragaan busana anak berlenggang diatas catwalk

Para pedagang pun menyambut gembira kegiatan ini. Wati Salim, pedagang konveksi, mengaku senang karena pengunjung pasar meningkat drastis selama acara berlangsung.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kepala UPTD Pasar yang sangat peduli terhadap kami pedagang. Baru kali ini ada kegiatan seperti ini di pasar, dan membuat kami semakin betah berdagang di sini.” ujar Wati Salim.

Senada dengan Wati Salim Hilwan, pedagang sayur, juga merasakan dampak positif yang nyata.

“Alhamdulillah, sayur yang saya jual laris manis selama kegiatan berlangsung, bahkan hampir habis setiap hari — jauh berbeda dari biasanya. Saya berharap kegiatan seperti ini terus diadakan.” — ungkap Hilwan.(Ken)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses