KabarNTB, Mataram – Pengiriman Pemuda ke luar negeri melalui program beasiswa NTB terus dipertanyakan hingga kini oleh berbagai kalangan. Termasuk Fraksi-Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Sebelumnya, pada paripurna lalu Fraksi Gerindra, PPP, dan Bintang Restorasi juga sempat mempertanyakan kejelasan program beasiswa ini. Antara lain mengenai mekanisme, manfaat hingga sumber biaya.
Gubernur diwakili Penjabat Sekretaris Daerah NTB, H Iswandi menerangkan bahwa manfaat dari beasiswa tersebut yaitu, untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat NTB.

“Sekaligus merubah pola pikir. Sehingga memiliki wawasan global dengan harapan SDM tersebut mampu bersaing baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya dalam agenda paripurna terkait Jawaban Gubernur NTB atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Keuangan dan Raperda tentang RAPBD Perubahan NTB TA 2019, Jum’at 27 Juli 2019.
Sedangkan untuk sumber pembiayaan, dijelaskan, selama proses pelaksanaan program beasiswa ke luar negeri ini, telah dilakukan sosialisasi secara intensif melalui sosial media Pemerintah Provinsi NTB maupun melalui Fanspage dan Instagram @beasiswantb.
“Termasuk melakukan sosialisasi ke Kabupaten/ Kota serta melalui kegiatan kampus di universitas dan lembaga pendidikan di NTB,” terang Gubernur.
Kemudian, mekanisme beasiswa tersebut melalui beberapa tahapan dimana calon peminat dapat mengakses persyaratan dan ketentuan lainnya melalui media sosial yang dilakukan secara transparan. Sehingga dapat diakses oleh seluruh masyarakat NTB.
“Pembiayaan program tersebut, sampai dengan saat ini bersumber dari donatur maupun Dana CSR. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan akan dibiayai melalui APBD pada tahun-tahun berikutnya. Sehingga akan memberikan progress dalam mendukung pencapaian indikator RPJMD,” demikian.(VR)






