KabarNTB, Sumbawa – Bagi petani yang ada di Kecamatan Orong Telu, kabupaten Sumbawa, realisasi Bendungan Kelawis merupakan sesuatu yang ditunggu-tunggu. Karena selama ini lahan pertanian yang ada di kecamatan Orong Telu masih merupakan lahan tadah langit.
“Realisasi Bendungan Kelawis mutlak diperlukan untuk menopang peningkatan hasil pertanian para petani di wilayah kami,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat, Haji Arifin, kepada KabarNTB, Kamis 16 Juli 2020.

Menurut Haji Arifin, selama puluhan tahun terakhir, petani di kecamatan Orong Telu hanya mengandalkan air hujan untuk bercocok tanam. Sehingga hanya ada satu musim tanam saja di wilayah tersebut.
“Jika curah hujan minim seperti pada musim tanam yang lalu, maka kami harus merogoh kantong lebih dalam untuk menyedot air dari sungai. Meski demikian, hasil panen pun tak bisa maksimal,” ungkapnya.
Karena itu, warga setempat, sambungnya, sangat mengharapkan segera terealisasinya bendungan Kelawis yang telah direncanakan puluhan tahun silam. Rencana pembangunan bendungan dimaksud telah dilakukan survey beberapa kali oleh lembaga yang berwenang.
“Survey telah dilakukan oleh lembaga berwenang beberapa kali, sekitar tahun 2014 telah dipasang patok merah yang akan menjadi lokasi bendungan dan jalur saluran irigasi, namun hingga sekarang belum ada kepastian kapan akan dibangun,” terang mantan kepala sekolah itu.
Senada dengan Haji Arifin, tokoh pemuda Orong Telu, Hendra Jaya, juga menyampaikan harapan yang sama. “Realisasi bendungan Kelawis diharapkan segera terwujud, mengingat lahan sawah produktif saat ini sangat luas dan hanya mengandalkan air hujan,” terang Hendra.
Keberadaan bendungan Kelawis, kata Dia, nantinya akan menumbuhkan usaha baru dibidan pertanian dan perikanan. Dengan demikian, kesejahteraan petani akan meningkat.(DS)







