KabarNTB, Sumbawa Barat – Lebih dari 100 orang taruna Akademi Militer TNI akan mendalami budaya gotong royong yang menjadi roh pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam kegiatan Latsitadarnus 2022 di bulan Maret ini.
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) KSB, Amar Nurmansyah, Latsitadarnus (Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara) di Bumi Pariri Lema Bariri akan diikuti oleh 118 orang taruna Akmil. Mereka merupakan bagian dari ratusan orang Taruna yang akan mengikuti kegiatan menjelang kelulusan dari AKMIL itu di NTB.

“Taruna yang akan mengikuti kegiatan ini akan berada di KSB selama 22 hari,” ungkap Sekda.
Pemda KSB, sambungnya, telah mempersiapkan sejumlah agenda dan kegiatan yang akan diikuti olah para Taruna tersebut. Latsitadarnus merupakan program yang harus diikuti Taruna Akmil di penghujung masa pendidikan sebelum ditugaskan sebagai prajurit.
Program ini bertujuan untuk mendekatkan para Taruna dengan masyarakat sehingga bisa berbaur dan memahami seluk beluk kehidupan masyarakat, termasuk tradisi, adat istiadat maupun program pembangunan yang dilaksanakan di daerah.
“Karena itu kita akan memperkenalkan PDPGR (Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong) sebagai instrumen pembangunan daerah yang berbasis budaya Siru’ yang menjadi tradisi turun temurun masyarakat dan terbukti efektif dalam upaya pemenuhan hak-hak dasar masyarakat di Sumbawa Barat l,” urai Sekda.
Pemda KSB, sambungnya, sengaja menjadikan PDPGR dan semua program di dalamnya sebagai materi utama yang akan dipelajari para Taruna, agar ketika mereka ditugaskan kelak, bisa menerapkan konsep-konsep gotong royong yang dilaksanakan di KSB di daerah tempat mereka ditugaskan.(EZ)






