Menuju Tuan Rumah Rakornas 2028, Pemkab Sumbawa Matangkan Konsep Kota Pusaka

Sumbawa Besar, KabarNTB

Bupati Sumbawa, H Syarafuddin Jarot memimpin Rapat Koordinasi Penataan Kota Pusaka dan Titik Nol Sumbawa yang digelar di Ruang Rapat Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Kamis pagi.

Rakor ini diikuti para profesional, akademisi, dan pegiat budaya yang selama ini aktif mengawal upaya pelestarian sejarah dan identitas budaya Tana’ Samawa.

Rakor tersebut menjadi langkah awal untuk merumuskan arah besar penataan Kota Pusaka Sumbawa sekaligus menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Sumbawa sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Kota Pusaka Nasional tahun 2028.

Dalam arahannya, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa Sumbawa sebagai satu-satunya Kota Pusaka di Provinsi NTB memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keaslian identitas budaya sekaligus mempercantik wajah kota. Untuk itu, pemerintah daerah akan melakukan restorasi dan penataan sejumlah ikon budaya, antara lain Istana Dalam Loka, Bala Kuning, dan kawasan Lapangan Pahlawan.

“Konsep utama yang kita usung adalah adat barenti ko sara’, sara’ barenti ko kitabullah. Ini adalah nilai dasar yang sejak dahulu menjadi jati diri Tau Samawa dan harus tercermin dalam penataan kota pusaka kita,” tegas Bupati.

H. Jarot menambahkan bahwa pemerintah daerah ingin membangun Sumbawa dari berbagai sisi, termasuk menghidupkan kembali kekuatan sejarah dan budaya kotanya. Ia mencontohkan Yogyakarta sebagai daerah yang berhasil merawat identitas tradisi sekaligus tampil sebagai kota modern yang tertata dan layak dikunjungi.

“Kita ingin ikuti jejak Yogyakarta. Wajah kota Sumbawa ke depan akan berubah jauh lebih indah, lebih tertata, dan tetap berakar pada budayanya,” ujarnya.

Rakor ini diharapkan menghasilkan rumusan awal yang kuat dan komprehensif sebagai fondasi penataan Kota Pusaka Sumbawa dalam beberapa tahun ke depan, terutama menjelang pelaksanaan Rakornas Kota Pusaka tahun 2028 yang akan menjadikan Sumbawa pusat perhatian nasional. (JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses