KSB Akhirnya Setuju PD BPR di Merger jadi PT BPR NTB

KabarNTB, Sumbawa Barat – Meski sebelumnya sempat bersikukuh ingin berdiri sendiri, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akhirnya luluh terhadap keinginan Pemprov NTB untuk memerger Perusahaan Daerah Bank Perkereditan Rakyat (PD BPR) Sumbawa Barat menjadi PT BPR NTB.

Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin kepada KabarNTB, Senin 28 Agustus 2017, mengatakan, setelah dikaji,merger merupakan keputusan yang terbaik untuk BPR Sumbawa Barat.

“Sejak awal merger ini sudah diteken (disetujui) oleh Penjabat Bupati (Ir Abdul Hakim). Jadi tidak mungkinlah kebijakan yang sudah diambil oleh pejabat terdahulu mau kita tahan-tahan, tidak boleh. Ini (keputusan merger) juga sudah melalui kajian-kajian sehingga disimpulkan ini yang terbaik,” urai bupati, tentang alasan Pemda KSB akhirnya menyetujui merger dimaksud.

Bupati KSB, HW Musyafirin

Selain itu, sesuai undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, mengatur bahwa perusahaan patungan pemerintah daerah harus menjadi Perseroan Terbatas (PT).

“Regulasinya menuntut harus demikian (berbentuk PT). Kemudian (jika berdiri sendiri), untuk pemisahan dan perhitungan asset juga susah. Jadi dari berbagai pertimbangan itu kesimpulannya kita setuju merger,” imbuh Bupati.

Pemda KSB, juga tidak merasa khawatir merger akan mengurangi keuntungan yang didapat daerah dari keberadaan modal yang disertakan di BPR. Justeru dengan merger, katanyanya, modal BPR akan semakin besar, dengan demikian manfaatnya akan lebih luas lagi bagi masyarakat dan daerah.

“Sama halnya dengan Bank NTB lah, pasti nantinya akan ada konstribusi (untuk daerah). Modalnya juga akan lebih besar. Ketimbang modal ini dipecah-pecah, lebih bagus disatukan,” pungkas Bupati.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.