Bupati KSB Jamin Tim Rekrutmen Pekerja Tambang Batu Hijau Transparan dan Independen

KabarNTB, Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat yang juga didaulat menjadi Ketua Tim Bersama rekrument tenaga kerja PT Mc Mahon, aliansi PTAMNT di tambang Batu Hijau, Kecamatan Sekongkang, menjami tim rekrutmen yang dipimpinnya akan bekerja secara transparan dan independent.

Dalam konfrensi pers bersama perwakilan aliansi AMNT – Mc Mahon usai rapat tim rekrutmen senin malam 11 Desember 2017 di Graha Fitrah, KTC, Bupati bahkan meminta seluruh komponen masyarakat, termasuk Wartawan, untuk ikut mengawasi pelaksanaan tugas-tugas tim dimaksud dalam proses rekrutmen.

Baca juga : /http://kabarntb.com/lowongan-kerja-aliansi-ptamnt-di-tambang-batu-hijau-butuh-819-orang-pekerja/

“Sampaikan langsung kepada saya jika ada oknum didalam tim ini yang bermain atau berbuat curang,” tegas Bupati.

Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin

Tim rekrutmen itu sendiri beranggotakan 11 orang, terdiri dari 6 orang perwakilan pemerintah daerah (4 PNS, 1 staff khusus bupati dan bupati sendiri sebagai ketua tim) dan 5 orang perwakilan dari aliansi PTAMNT – Mc Mahon. Bupati bahkan menyatakan akan memberikan sanksi tegas terhadap anggota tim dari perwakilan pemerintah daerah yang terbukti bermain atau berbuat curang dalam proses rekrutmen.

“Mereka ini PNS, kalau terbukti bermain akan saya pecat !,” imbuhnya.

Bupati yang menjadi pelopor gerakan sholat subuh berjamaah dari masjid ke masjid itu, menyatakan  dirinya bersedia menjadi ketua tim rekrutmen semata-mata dengan pertimbangan agar proses rekrutmen ini azaz manfaatnya bisa lebih besar daripada dilaksanakan sendiri  oleh aliansi AMNT – Mc Mahon.

Ia menjelaskan, pembentukan tim tersebut merupakan upaya agar proses rekrutmen berjalan seseuai prosedur dan memastikan bahwa rekrutmen tetap dilaksanakan secara terbuka tetapi tenaga kerja lokal, termasuk waiting list (daftar pelamar rekrutmen eks PTNNT tahun 2011) tetap menjadi prioritas.

Hal ini untuk memastikan proses rekrutmen dimaksud tidak menimbulkan riak di masyarakat sebagaimana pengalaman dalam rekrutmen yang dilaksanakan saat tambang batu hijau dikelola PTNNT tahun 2011 lalu yang menimbulkan protes luas dari para pencari kerja.

“PTAMNT meminta agar dibentuk tim bersama. Tapi ada syaratnya, tim ini harus diketuai oleh bupati. Kalau tidak bupati, kata PTAMNT, maka rekrutmen akan dilakukan secara mandiri (oleh AMNT dan Mc Mahon sendiri).  Sehingga bupati harus turun sedikit, ya tidak apa demi kondusifitas,” katanya.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.