TAGANA ‘Sulap’ Rumah Inaq Ma’nah Jadi Rumah Layak Huni

KabarNTB, Sumbawa Barat – Impian Inaq Ma’nah (55) untuk memiliki rumah sehat akhirnya terkabul. Rumah berlantai tanah miliknya, sekarang sudah berubah menjadi rumah permanen berlantai ubin berkat para Anggota TAGAN yang ‘menyulap’ rumah itu menjadi rumah rumah layak huni yang representatif.

Pada momen HUT ke-14, TAGANA menggelar Bhakti Sosial dan memilih kediaman Inaq Ma’nah sebagai sasaran renovasi. Sebelumnya rumah yang berlokasi di Dusun Selojan Desa Karang Sideman, Kecamatan Batukliang Utara ini belum selesai dikerjakan.

Para Anggota TAGANA saat bergotong royong merenovasi rumah Inaq Ma’nah

Pemiliknya yang hidup sendiri tidak mampu menuntaskan renovasi rumahnya. Ini karena tidak memiliki biaya yang cukup. Inaq Ma’nah hanya berjualan kecil-kecilan di sebuah TK tidak jauh dari kediamannya. Paling tinggi setiap harinya mendapat Rp 25 ribu dan terkadang tidak ada samasekali. Belum lagi Ia terjerat hutang di ‘bank subuh’ yang pinjam sekarang besok pagi pintu rumah sudah diketok untuk menagih cicilan.

Burhanuddin tetangga Inaq Ma’nah yang juga mantan Kadus setempat menyambut sangat positif aksi TAGANA yang peduli terhadap warganya. Mengingat ini kegiatan yang bermanfaat dan diharapkan akan terus kontinyu dengan volume yang bertambah karena masih banyak yang membutuhkan.

“Di sini ada 280-an KK, sekitar 20 persen di bawah garis kemiskinan. Jadi masih banyak yang harus dikerjakan dan membutuhkan kepedulian semua pihak. Kami salut TAGANA sudah mengawalinya dengan baik,” ujarnya bersyukur.

Fitri, Anggota TAGANA Kabupaten Bima yang menjadi tim renovasi mengaku bahagia bisa ikut serta merenovasi rumah warga tak mampu. Menurutnya apa yang dilakukan TAGANA sudah menjadi bagian dari tugasnya sebagai pahlawan kemanusiaan.

“Kami senang, semoga karya bhakti kami ini bermanfaat bagi sesama,” timpal Putri Anggota lainnya.(Jen/JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses