KSB Percayakan Puluhan Jabatan Strategis Kepada Generasi Millenial

KabarNTB, Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin kembali memberi kepercayaan kepada birokrat muda yang disebutnya sebagai ‘pejabat generasi millenial’ untuk menduduki jabatan strategis sebagai kepala dinas maupun kepala bidang.

Dalam mutasi yang dilaksanakan di Graha Fitrah Kompleks Kemutar Telu Centre (KTC), Senin 31 Desember 2018, puluhan orang pejabat dari generasi millenial (kelahiran akhir 70an sampai tahun 80an) itu mendapat promosi kenaikan eselon dan dilantik menjadi Kepala Dinas, sekretaris dinas, maupun kepala bidang.

Bupati HW Musyafirin saat melantik puluhan pejabat eselon II dan III dalam mutasi penutup tahun, 31 Desember 2018

Salah satunya Suhadi, mantan Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) diangkat menjadi kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak), menggantikan drh Haerul Djibril yang digeser menjadi kepala Bappeda Litbang.

Puluhan jabatan kepala bidang juga dipercayakan kepada pejabat generasi millenial ini. Dari total sebanyak 78 jabatan eselon II dan III yang diisi, lebih dari 50 persen dipercayakan kepada mereka. antara lain,

Bupati HW Musyafirin dalam sambutannya menyatakan mutasi yang dilaksanakan telah melalui berbagai tahapan yang dilakukan mulai dari Pansel, Baperjakat dan uji publik. Ia mengklaim komposisi pejabat yang dilantik dalam mutasi itu adalah yang terbaik.

“Kita patut bersyukur atas terlaksananya pelantikan ini, karena ini akan memberi warna tersendiri terhadap berjalannya pemerintah kita 2019 mendatang,” ucapnya.

Terkait para pejabat dari generasi millenial, bupati menyatakan generasi ini memiliki kelebihan dan juga kelemahan. Mereka umumnya lebih menguasai teknologi informasi. Namun karen menguasai informasi dan teknologi, informasi sangat banyak yang diterima yang menyebabkan generasi milenial ini tidak fokus.

“Menjadi tugas generasi X dan Y (generasi lebih tua) untuk membenahi,” pesan bupati, sembari mengingatkan bahwa amanah yang diberikan memiliki konsekwensi berupa kewajiban dan tanggung jawab.

Bupati juga menekankan kepada para pejabat yang baru dilantik agar bisa membina bawahannya dan tidak membiarkan bawahannya untuk membuat kesalahan yang tidak perlu.

“Igatkan mereka, luruskan mereka,” tutupnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), H Abdul Aziz menyatakan pelantikan puluhan pejàbat.dari generasi millenial itu merupakan bagian dari regenerasi yang memang harus dilaksanakan.

“Banyak generasi diatas mereka yang sudah pensiun. Jadi regenerasi harus dilakukan,” ujarnya, kepada KabarNTB usai pelantikan.

Sekda menyatakan optimis, meski masih muda, para pejabat generasi millenial itu akan bisa bekerja maksimal karena penempatan mereka disesuaikan dengan kompetensi dan bidang masing-masing.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.