ASDP Segera Buka Jalur Pelayaran Penumpang Surabaya – Badas

KabarNTB, Mataram – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah (Doktor Zul) terus berupaya membuka akses transportasi baik darat, laut dan udara untuk mempermudah arus barang jasa dan penumpang menuju NTB.

Rabu pagi 24 Juli 2019, Doktor Zul bertemu Direktur Utama ASDP, Ira Puspadewi dan membahas rencana pembukaan jalur pelayaran baru menggunakan kapal motor penumpang (KMP) menuju Pelabuhan Badas, Kota Sumbawa.

Pertemuan itu menuai hasil positif dengan akan direalisasikannya jalur pelayaran dari Surabaya menuju Pelabuhan Badas yang akan dilayani oleh KMP Jatra.

“Pagi ini dengan Mbak Ira (Ira Puspadewi) sahabat lama yang kebetulan jadi Dirut ASDP. Alhamdulillah setelah ada kapal Legundi dari Surabaya langsung ke Lembar kita akan dikasih Kapal Besar juga dari Surabaya langsung ke Labuhan Badas Sumbawa,” ungkap Doktor Zul melalui akun facebook resminya, @Bang Zul Zulkieflimansyah, Rabu pagi.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah bersama Dirut PT ASDP, Ira Puspadewi

“Kapal besar yang ke Sumbawa namanya Jatra dan sedang kita minta ijin track nya dari Kemenhub. Doakan agar segera keluar ijin dan bisa beroperasi,” imbuhnya.

Selain membuka jakur pelayaran baru Surabaya – Pelabuhan Badas, ASDP, sambung Doktor Zul, juga akan mengoperasikan Kapal Pesiar dari Labuan Bajo NTT langsung ke Pulau Moyo.

“Mudah-mudahan ini akan membantu menggeliatkan pariwisata kita,” harapnya.

Selain berdampak pada kunjungan wisatawan dan arus barang jasa, pembukaan jalur pelayaran baru itu, tambah Doktor Zul, juga akan berdampak mengurai kemacetan jalan di Pulau Lombok, sehingga arus transportasi masyarakat bisa lancar.

“Kalau Kapal besar dari Surabaya langsung ke Badas beroperasi akan membantu mengurangi banyak kemacetan di Pulau Lombok. Karena Ratusan truck yang biasa lalu lalang per hari bisa naik kapal langsung Surabaya – Badas,” pungkasnya.(EZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses