KabarNTB, Sumbawa — Bupati Sumbawa HM Husni Djibril mengharapkan pengurus baru Komitem Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbawa, masa bhakti 2019-2023 mampu memberikan suntikan semangat untuk mendulang prestasi olahraga yang lebih baik lagi.
Saat melantik pengurus KONI, Senin 26 Juli 2019, Bupati menyatakan, sedikitnya ada tiga tantangan pembangunan olahraga saat ini, yakni tingginya tuntutan publik terhadap prestasi olahraga yang terus meningkat, menjadikan olahraga sebagai instrumen pembangunan, serta desentralisasi pembangunan olahraga.
“Saya mengapresiasi kepada para pengurus periode sebelumnya, yang telah tuntas melaksanakan tugas, kiprah dan kontribusinya selama mengembangkan dan memajukan olahraga di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua KONI NTB, H. Andi Hadianto. Menurutnya, dibutuhkan seorang pejuang untuk membawa KONI Sumbawa lebih maju dan sosok tersebut ada pada diri Syamsul Fikri. Dikatakan pula, bahwa selama ini KONI Sumbawa telah memberikan prestasi yang luar biasa, terlihat dari beberapa atlit asal Sumbawa yang telah mengharumkan nama daerah, bahkan negara sampai ke kompetisi luar negeri.
Sementara itu Ketua KONI Kabupaten Sumbawa periode 2019-2023, Syamsul Fikri, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pengurus lama yang telah menciptakan prestasi-prestasi gemilang, berkat kerja sama dengan Pemkab Sumbawa melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, yang memberikan dorongan dan motivasi yang luar biasa.
Dilaporkan, bahwa atlet dari Kabupaten Sumbawa yang akan mengikuti PON 2020 di Papua, sebanyak 6 orang dan 2 orang pelatih. Para atlet tersebut berasal dari cabang Atletik, cabang Tinju, cabang Voli Pantai, cabang Menembak dan cabang Pencak Silat, sedangkan yang sedang mengikuti pra PON sejumlah 26 orang, jelasnya.
Selain itu, ketua KONI juga berharap mempunyai sarana dan prasarana olahraga yang refresentatif dan strategis. Hal tersebut digunakan untuk pembinaan atlit jangka panjang, tempat pemusatan latihan, meningkatkan jumlah atlet sumbawa, memudahkan program pengembangan fisik dan psikologis atlit, serta untuk efisiensi anggaran.(JK)


