KabarNTB, Sumbawa – Pemerintah Kecamatan dan masyarakat bergotonf royong memperbaiki Jembatan Utama (Limpas) di Desa Sukajaya yang rusak parah, Jum’at 6 September 2019.
Jembatan yang dibangun tahun 2013 itu, dihantam banjir bandang tahun 2014 dan hingga sekarang rusak dan menyisakan puing reruntuhan. Meski perbaikan telah diusulkan setiap tahun melalui Musrembang Dusun/ Desa, Kecamatan bahkan kan ditingkat kabupaten dan Provinsi, namun belum membuahkan hasil.
Camat Lunyuk Iwan Sofyan mengatakan, gotong royong yang melibatkan pemerintah kecamatan, Danramil, Kapolsek, masyarakat serta pihak swasta lainnya, berangkat dari rasa kepedulian bersama melihat kondisi jembatan dimaksud.
“Jembatan Sukajaya ini strategis karena tidak hanya menghubungkan Desa induk Lunyuk Rea tapi juga menghubungkan ke Desa Sukamaju, Desa Jamu dan Emang Lestari,” ungkapnya.

Karena fungsi yang strategis itu, jika rusak, tentu berdampak signifikan terhadap asksessibilitas warga, bahan pangan dan sumber daya alam lainnya yang menjadi sumber ekonomi masyarakat.
“Keberadannya juga semakin mempererat hubungan koordinasi, sinkronisasi semua wilayah antar desa,” imbuh Iwan.
Akses melalui Sukajaya, sambungnya, menjadi salah satu pilihan jalur buat masyarakat dari dan ke Emang, Sukamaju, Jamu dan sekitarnya.
“Dalam kerangka inilah kami bergotong royong, secara swadaya dan mandiri walau sifatnya darurat dan sementara hanya satu dua bulan karena pabila musim hujan dan banjir maka jembatan ini tidak bisa dilalui,” ungkapnya.
Untuk keperluan gotong royong perbaikan jembatan tersebut, seminggu sebelumnya masyarakat mengumpulkan bambu, kayu, dan kebutuhan lainnya.
“Alhamdulillah, progres kerja hari ini sudah rampung 80 persen selanjutnya akan dirampungkan hari Minggu,” demikian Camat Lunyuk.(JK)







