Dukung Jarot – Mokhlis, Warga Moyo Utara Harapkan Infrastruktur Jalan dan Air Bersih Diprioritaskan

KabarNTB, Sumbawa – Warga di sejumlah dusun di Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa, mendambakan akses jalan yang baik untuk menggeliatkan roda perekonomian di wilayah tersebut.

Warga berharap, jika pasangan Calon Bupati – Wakil Bupati, Jarot – Mohklis terpilih di Pilkada 9 Desember mendatang, pembangunan merata dapat benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk pembangunan jalan di sejumlah dusun di Moyo Utara.

“Dulu sekitar 11 tahun lalu jalan dari Ai Bari ke arah Desa Limung pernah dilakukan pengerasan dan sampai sekarang dibiarkan tanpa ada kelanjutan, jalan itu adalah jalan provinsi,” ungkap mantan Kepala Desa Pungkit periode 2013-2019, Syafi’i, di Desa Baru Tahan, Kamis malam 19 November 2020.

Pasangan calon bupati – wakil bupati Sumbawa, Jarot – Mokhlis saat menyapa masyarakat di suatu kesempatan

Untuk menindaklanjuti keluhan warga terkait jalan dan infrastruktur penunjang pertanian dan perikanan, Syafi’i beberapa waktu lalu telah mendatangi Pemprov NTB. Namun prioritas Pemprov masih di wilayah selatan. Inilah yang membuat warga sedikit kecewa, padahal infrastruktur jalan adalah kebutuhan dasar masyarakat.

“Kini warga Limung dan Ai Bari Kecamatan Moyo Utara menaruh harapan kepada pasangan Jarot-Mokhlis untuk memimpin Sumbawa dan meratakan pembangunan ke depan dengan kekuatan dan aksesnya yang luas,” imbuh Syafi’i.

Hal senada diungkapkan tokoh masyarakat Nanga Talo Dusun Tahan Kecamatan Moyo Utara, Hermansyah. Ia merasa pemerintah masih tebang pilih lokasi pembangunan. Sementara masyarakat mengharapkan pemerataan. Contohnya akses jalan yang menghubungkan Nanga Talo dengan Dusun Tahan masih sangat parah.

“Kami sekitar 50 KK di Nanga Talo membutuhkan jalan. Kalau musim hujan seperti ini anak kami kesulitan pergi sekolah karena keadaan jalan yang becek dan berlumpur,” ungkap Hermansyah saat bertetap muka dengan Jarot-Mokhlis.

Ia atas nama warga setempat mengharapkan bantuan Jarot-Mokhlis untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas jalan tersebut sehingga warga Nanga Talo dapat berkembang.

“Akses jalan ini salah satu pendukung mobilitas kami setiap hari yang menyambungkan kami dengan Desa Baru Tahan, bagaimana anak-anak kami sekolah, sektor perdagangan berkembang dan pertanian bisa meningkat kalau jalan saja masih kesulitan,” ujar Hermansyah.

Selain itu, warga Nanga Talo juga belum sepenuhnya menikmati air bersih, karena air sumur di dusun setempat payau bahkan asin karena berada di daerah dekat pantai. Warga setiap hari harus membeli air dari penjual air seharga Rp7.000 per galon.

Menjawab keluhan warga di Kecamatan Moyo Utara, Jarot berjanji akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan menuju Nanga Talo dan pembangunan sumur dalam untuk air bersih.

“Jika kami menjadi Bupati dan Wakil Bupati, kami berkomitmen akan membangun infrastruktur yang diminta warga karena ini adalah infrastruktur dasar yang harus diprioritaskan,” katanya.

Untuk membangun itu, katanya, ia akan mencari dana sebanyak-banyaknya baik dari APBN maupun dari investor dalam dan luar negeri. Haji Jarot juga berjanji untuk melatih anak muda Sumbawa sebanyak-banyaknya agar siap bersaing dan bekerja di industri yang nantinya akan dibangun di Sumbawa seperti agro industri dan industri pertambangan.(JK)

Komentar