Perempuan Pemilik Sabu di Kota Mataram Ditangkap, Sepucuk Senpi Rakitan Turut Diamankan

KabarNTB, Mataram – Satresnarkoba Polresta Mataram Polda NTB meringkus dua orang terduga pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu. Kedua pelaku dimaksud masing-masing pemuda berinisial AG (32 tahun) dan seorang perempuan berinisial EP (38 tahun) kelahiran Surabaya warga Sandubaya Kota Mataram.

Kapolresta Mataram Polda NTB Kombes.Pol.Heri Wahyudi, mengatakan penangkapan kedua terduga berawal dari informasi dari masyarakat yang di terima oleh Tim Resnarkoba Polresta Mataram. Dari informasi tersebut, Tim berhasil menangkap terduga AG saat melintas di Gontoran Bertais menggunakan sepeda motor dan langsung dilakukan penggeledahan. “Dari hasil penggeledahan, tim menemukan barang bukti Narkoba jenis Sabu seberat 36 gram,” ungkap Kapolresta saat konfrensi pers, di Polresta Mataram, Selasa 8 juni 2021.

Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri wahyudi didampingi penyidik menunjukkan barang bukti yang berhasil diamankan dari para terduga

Selanjutnya, tim melakukan pengembangan ke salah satu rumah temannya berinisial M di Sandubaya Kota Mataram. Namun M berhasil melarikan diri karena mengetahui kedatangan petugas. Tetapi di rumah M petugas menemukan 1,6 gram narkoba Jenis sabu dan alat hisap (bong) di dalam mobil.

Sementara itu, di tengah penggeledahan di rumah M, terduga EP datang ke rumah tersebut dengan alasan mencari suaminya berinisial A. Petugas yang merasa curiga terhadap EP langsung melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan barang bukti 0,75 gram narkoba jenis sabu di dalam tas perempuan itu.

“Dari temuan narkoba jenis sabu dari tangan EP, petugas melakukan pengembangan, dan berhasil menemukan satu buah Senpi Rakitan, dan satu buah Sajam di kos EP. EP sendiri mengaku senpi itu milik suaminya A,” katanya.

Selanjutnya, kedua terduga pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Satrenarkoba Polresta Matara guna penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam di jerat dengan pasal 112 ayat 2, 114 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009, dan pasal 127 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Dua orang rekan terduga yaitu M dan A saat ini sudah ditetapkan sebagai DPO Satresnarkoba Polresta Mataram,” tutupnya.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.