Kadis PUPR NTB Berganti, Gubernur : Keluhan Masyarakat Harus Direspon Cepat!

KabarNTB, Mataram – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah, menegaskan agar organisasi perangkat daerah (OPD) merespon secara cepat semua keluhan dan aduan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya, pada acara serah terima jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB, dari H. Sahdan, kepada Ir. Ridwansyah, Senin 16 Agustus 2021 di kantor PUPR NTB.

Serah terima jabatan kepala Dinas PUPR NTB, dari H Syahdan kepada Ridwansyah

Menurutnya Gubernur, salah satu hal yang sering dikeluhkan masyarakat di media sosial dan secara langsung adalah terkait infrastruktur yang menjadi wewenang Dinas PUPR.

“Jalan rusak, irigasi tidak ada ataupun got tersumbat dan sebagainya, semuanya Dinas PUPR,” ujar Gubernur NTB.

Menurutnya, masyarakat dibawah, tidak mau tau, apakah itu jalan desa, jalan tani, jalan provinsi yang dipertanyakan masyarakat adalah tanggung jawab seorang Gubernur.

“Pokoknya mau itu wewenang kabupaten/kota mana, tanggung jawab Gubernur, itu pertanyaan masyarakat,” urainya.

Selain itu, Gubernur Zul juga menilai selama ini PUPR merupakan OPD yang paling lambat merespon keluhan masyarakat di media sosial.

“Saya setiap hari memantau dan mejawab semua keluhan itu, bahkan dengan kata-kata yang tidak pantas didengar, namun tidak satupun direspon oleh PUPR,” ungkapnya.

Ia menyebut, saat ini ada istilah revolusi peningkatan harapan yakni menjabat sebagai Kepala Daerah, baik itu Bupati, Walikota maupun Gubernur hingga presiden beda dengan era sebelum reformasi. Masyarakat di dusun, desa-desa hingga pelosok punya harapan yang tinggi kepada pemimpin yang dipilihnya.

“Tidak lagi feodal seperti dulu, tetapi harus segera merespon dan menanggapi semua aduan dan keluhan masyarakat,” tuturnya.

Untuk itu, seorang pimpinan dituntut resposnsif dalam merespon keinginan publik secara cepat.

Sementara itu, Kadis PUPR yang baru dilantik, Ir. Ridwansyah, mengatakan di PUPR ada 454 PNS dan 450 non ASN, dengan moto bekerja keras, bergerak cepat dan berpindah tempat, akan mengawal pembangunan infrasruktur di NTB.

“Saya bersama Pak Sahdan pernah bekerjasama selama 5 tahun, hati dan dedikasi kami sejak awal ada pada dinas PUPR ini,” kata mantan Asisten 2 Setda Provinsi NTB ini.

Sehingga program dan pekerjaan yang belum rampung dan menjadi keluhan masyarakat akan segera diselesaikan dan direspon dengan cepat.

“Tentunya dengan membangun koordinasi dan komunikasi dengan seluruh kepala daerah dan steakholder yang ada,”tutupnya.

Hal yang sama disampaikan mantan kadis PUPR H. Sahdan. menyampaikan, kehadiran Gubernur merupakan spirit untuk ASN. “Untuk terus bekerja maksimal dalam membangun daerah,” kata Sahdan.(NK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.