PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA DALAM KEHIDUPAN

*) Oleh : PEFRIAN

Pancasila sejak awal disusun dan ditetapkan sebagai dasar Negara Indonesia, memang sudah di rencanakan untuk dirancang sebagai dasar dan pandangan hidup masyrakat Indonesia. Agar dulu masyarakat memiliki asas dan pedoman dalam mangarungi kehidupan setelah kemerdekaan.

Yang mana sebagai wadah antisipasi akan terjadinya sesuatu yang tidak baik yang berhubungan dengan etika. Dan pada saat itu indonesia juga baru merdeka, sehingga persatuan masih perlu dijaga agar tetap kokoh hingga saat ini. Pancasila menjadi jiwa dalam raga masyarakat yang di jadikan landasan dalam beretika dalam kehidupan sehari hari. Berpandangan pada pancasila sebagai dasar etika berarti juga harus mampu mengimplementasikan nilai nilai etika yang terkandung dalam pancasila.

Etika adalah nilai moral dan norma yang dijadikan pedoman atau asas baik bagi suatu individu maupun kelompok dalam mengatur tindakan atau perilaku dalam kehidupan sehari hari. Etika tentunya harus dimiliki oleh setiap individu, hal ini sangat penting ketika kita bersosialisasi dan menjadi tali pengikat sehingga terciptanya kondisi kehidupan yang baik di dalam masyarakat.

Nilai nilai etika ini juga terkandung dalam pancasila, sehingga bisa dikatakan bahwa pancasila merupakan sebagai system etika. Pancasila sebagai system etika artinya mendasarkan penilaian baik dan buruk pada nilai – nilai pancasila, diantaranya nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan juga keadilan. System nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan suatu kesatuan nilai nilai yang ada dalam pancasila yang saling berkaitan satu sama lain, tidak bisa dipisahkan atau ditukar tempatkan dengan yang lain.

Etika banyak banyak sekali jenisnya, baik itu etika dalam pekerjaan, etika bersosialisasi, etika dalam mengajar dan belajar, bahkan etika juga dibutauhkan masyarakat untuk menjaga persatuan bangsa dan Negara Indonesia. Manusia Indonesia diharuskan mampu beretika dan menjaga etika sebaik mungkin di lingkungan sekitar.

Bisa di mulai dari lingkungan keluarga, kemudian tetangga, hingga mampu menerapkannya ke tingkat yang lebih tinggi seperti tadi, yaitu mempertahankan persatuan Negara sesuai dengan pancasila. Jadikan etika sebagai sesauatu yang urgensi, sehingga secara tidak langsung hati dan jiwa kita akan meles tarikan dan berusaha beretika sesuai nilai etika dalam pancasila.

Masih banayak dari kita yang sembrono dalam beretika. Kita berpikir bahwa menjaga etika merupakan sesuatu yang sepele. Sedikit kesalahan dalam beretika kita anggap tidak akan berdampa pada sesautu, dimana nyatanya tentu saja akan berdampak terhadap sesuatu tersebut.

Keseringan menggap sepele juga akan berdampak buruk pada diri kita sendiri. Kenapa? Karena telah tertanam dalam diri kita bahwa hal tersebut tidak apa apa dan merupakan se suatu yang kecil, yang kemudian kita pasti akan mengulanginya di kemudian waktu.

Mempertahankan persatuan salah satunya dapat kita laksanakan dengan menjaga moral dan norma dalam beretika. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan k eadilan social harus bisa kita terapakan dalam kehidupan sehari hari baik anatar individu maupun kelompok.

1.Nilai Ketuhanan Nilai ini secara hirerarkis, nilai ini bisa dikatakan sebagai nilai yang tertinggi keududukannya karena menyangkut nilai yang bersi fat mutlak. Seluruh nilai kebaikan diturunkan dari nilai ketuhanan. Diamana suatu perbuatan dikatakan baik apabila tidak bertentangan dengan nilai, akidah dan hukum tuhan dan begitu sebaliknya. 2.Nilai Kemanusiaan Ada dua point yang terdapat di nilai ini yakni manusia yang menjunjung keadilan dan kedaban. Keadilan, dimana setiap manusia harus memenihi syarat keseimbangan, baik itu lahir dan bati, serta jasmani dan rohani. Kemudian keadaban menggambarkan bahwa manusia memiliki keunggulan dibandingkan makhl uk ciptaan Tuhan yang lain, seperti tumbuhan, hewan dan benda mati lain. Karena manusia dianugerahi memiliki akal untuk berpikir dan bertindak, sehingga manusia bisa membedakan mana yang dan mana yang buruk. Karena itu suatu perbuatan dikatakan baik apabil sesuai dengan nilai kemanusiaan yang didasarkan dua point tadi menghasilkan nilai kesusilaan contohnya penghargaan, kerjasama, tolong tolong menolong dan lain lain.

3.Nilai Persatuan Menjaga dan mempertahankan persatuan dan kesatuan merupakan inti dari perbuatan dan tindakan, baik buruknya kita harus kita nilai ini. Setiap apakah akan berdampak negative bagi persatuan dan kesatuan, untuk itu pentingnya uergensi beretika dalam kehidupan. Apa lagi indonesia merupakan Negara yang majemuk, memiliki keragama masyarakatnya hidup saling berdampingan.(*)

*) Penulis adalah mahasiswa S1 Keperawatan STIKES Griya Husada Sumbawa

Komentar