Masa Konstruksi Proyek Smelter di KSB Dimulai Oktober

KabarNTB, Sumbawa Barat – Masa konstruksi proyek penbangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian hasil tambang (smelter) di Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat akan dimulai pada bulan Oktobwr mendatang.

Kepastian itu disampaikan manajemen PT Aman Mineral Industri (PTAMIN) dalam kegiatan sosialisasi kepada Bupati dan jajaran Forkopimda Sumbawa Barat di Graha Fitrah, Kompleks Kemutar Telu Centre (KTC) Taliwang, Selasa 28 Juni 2022.

Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin didampingi Forkopimda menyampaikan keterangan kepada media terkait masa konstruksi proyek smelter yang akan dimulai bulan Oktober. (Foto: Nanang)

“Alhamdulillah kepastian dimulainya masa kontruksi smelter ini menjadi jawaban dari pertanyaan dan keraguan berbagai pihak selama ini tentang jadi atau tidak smelter dibangun di KSB. Hari ini dipastikan proyek tersebut jadi dan masa konstruksi akan dimulai bulan oktober,” ujar Bupati KSB, HW Musyafirin,  didampingi Forkopimda usai pertemuan.

Dalam pertemuan yang dihadiri Vice President Corporate Affairs PT AMIN Aditya Mandala, serta perwakilan PT PIL, PT KTI, dan PT JGC Indonesia – kontraktor proyek smelter dan fasilitas pendukungnya itu, bupati menyebut pihaknya menekankan tujuh poin.

Point itu diantaranya penggunaan tenaga kerja lokal, pemanfaatan produk lokal, serta pemberdayaan UMKM lokal sebanyak-banyaknya. “Kami tekankan bahwa penggunaan tenaga lokal harus 60 persen, termasuk eks pekerja PTAMNT, baik yang mengambil RTK (program pensiun) maupun yang black list (diberhentikan) melalui prosedur rekrutmen satu pintu,” urai bupati.

“Kemudian perusahaan perusahaan subkon yang lain kami minta agar membuat kantor di luar site, karena ini juga bisa menyerap tenaga kerja,” kata Bupati.

Ia berharap dukungan dari seluruh masyarakat agar proses konstruksi yang direncanakan selama 2,5 tahun itu bisa berjalan lancar.(EZ/NK

Komentar