KabarNTB, Sumbawa — Pemda Sumbawa Barat akan segera memberlakukan kartu khusus bagi masyarakat pengguna gas elpiji subsidi (3 kg). Kartu tersebut diberi nama Kartu Sigas KSB.
“Kita sedang siapkan, nantinya setiap akan membali gas wajib menunjukkan kartu,” ujar jelas Kepala Perindagkop KSB, Lalu Muhammad Azhar, 12 September 2022.
Kartu Sigas KSB nantinya akan mengontrol masyarakat yang berhak mendapatkan gas subdisi. Kebijakan ini juga bagian dari upaya pemerintah menghindari penyalahgunaan gas subsidi. Terutama dimanfaatkan oleh kalangan mampu dan berada.

“Dalam kartu itu nanti ada nama dan alamat. Misalnya masyarakat dari Poto Tano, dia tidak membeli gas ke Taliwang. Dia hanya boleh di Poto Tano saja. Demikian juga, kalau tidak bisa menunjukkan kartu itu, dia tidak boleh membeli,” ungkap Azhar.
Ia menegaskan, penggunaan kartu untuk mengendalikan pemakai gas subsidi ini penting dilakukan. Mengingat temuan di lapangan, banyak gas subsidi dinikmati orang mampu. Tak hanya itu, sejumlah agen nakal kemudian secara bebas menjual gas subsidi ke kios-kios dan dijual kepada masyarakat dengan harga yang lebih tinggi. Tiga sampai empat kali lipat dari HET.
“Sekarang penyalurannya juga menggunakan data. Pekan ini kartu kendali itu sudah bisa dibagikan,” tambahnya.
Berdasarkan data, penerima gas subsidi di KSB sekitar 22 ribu lebih. Dari data itu sudah dilakukan pemutakhiran sehingga masyarakat KSB yang benar-benar berhak menggunakan gas subsidi hanya sekitar 16.900 lebih.
“Sekitar 5.000 lebih masyarakat yang ada di data awal itu sudah tidak layak. Itu sudah kita keluarkan dan lakukan pendataan baru,” kata Azhar.
Kelangkaan gas elpiji subsidi di Sumbawa Barat sebenarnya bukan karena jumlah gas yang dikirim ke KSB kurang. Sebaliknya, gas yang dikirim ini mencukupi karena mengacu pada data yang ada.
Tapi di lapangan, masyarakat mampu, termasuk kalangan ASN sendiri lebih banyak memilih menggunakan gas subsidi. Mereka berdalih, penggunaan gas subsidi ini jauh lebih aman dibanding gas 12 kilogram. Akibatnya, dalam satu rumah mereka bisa membeli dua sampai tiga tabung sekaligus. Tabung yang dibelipun bukan dari agen yang ditunjuk, tapi dibeli dari kios-kios dengan harga di atas HET.(EZ)







