KabarNTB, Sumbawa Barat – Ratusan orang pelamar lokal mengikuti psikotes sebagai rangkaian dari proses rekrutmen tenaga kerja proyek smelter, Rabu 21 September 2022. Tes berbasis komputer itu dilaksanakan di gedung CAT BKP SDM KSB di kompleks Kemutar Telu Centre (KTC).
“Di hari pertama pelaksanaan psikotest ini akan diikuti sebanyak 400 orang yang terbagi dalam 5 sesi dari total sebanyak 1.672 orang pelamar yang mengambil kartu peserta test,” ungkap Anggota Tim Terpadu Rekrutmen Pekerja Smelter, Benny Tanaya, yang ditemui di lokasi tes.

Dihadapan para peserta psikotest, Benny menjelaskan, dari total sebanyak 1.200 orang kuota tenaga kerja lokal di proyek konstruksi smelter, yang akan direkrut untuk tahap pertama sebanyak 245 orang. Bagi pelamar yang telah mengikuti psikotest dan dinyatakan tidak lulus (untuk memenuhi kuota 245), akan dimasukkan dalam database. Pelamar yang masuk dalam database tersebut akan dirangking sesuai dengan nilai psikotest yang telah diikuti (passing grade).
“Jadi saat rekrutmen berikutnya untuk memenuhi kuota 1.200 pekerja lokal, pelamar yang sudah masuk database tidak lagi mengikuti psikotest. Tetapi akan langsung dihubungi oleh Tim Terpadu untuk mengikuti tahapan selanjutnya yakni tes interview (wawancara),” jelas Benny.
Rencananya tahapan psikotest akan berlangsung sampai tanggal 26 September mendatang. “Jadwal pengumuman hasil psikotes akan ditetapkan dalam rapat pleno Tim Terpadu setelah proses psikotest selesai,” imbuhnya.
Ia menegaskan, proses seleksi dilaksanakan secara terbuka oleh tim independent dan tidak ada siapapun, termasuk tim terpadu yang bisa mengintervensi. “Jadi saya tegaskan kepada para pelamar, tidak usah percaya kepada siapapun yang mengaku atau mengiming-imingi bisa meluluskan dengan meminta imbalan. Ikuti saja tahapan seleksi dengan baik dan percaya diri,” demikian Benny Tanaya.(EZ)







