Rekrutmen PPK – PPS, KPU Gunakan Aplikasi SIAKBA

KabarNTB, Sumbawa – KPU Kabupaten Sumbawa menggunakan aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA) dalam proses rekrutmen  Badan Penyelenggara Adhoc (Panitia Pemilihan Kecamatan / (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara / (PPS).

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KP Sumbawa Muhammad Ali, mengatakan para calon PPK/PPS wajib mendaftar melalui aplikasi SIAKBA.

“Aplikasi perannya sangat vital dalam pembentukan PPK/PPS pada pemilu serentak 2024 ini. Pendaftar bisa masuk ke google lalu masuk ke link SIAKBA menggunakan email masing-masing, membuat akun dan password nya sendiri, baru masuk bisa masuk ke menu pendaftaran PPK atau PPS, selanjutnya mengisi form dan upload dokumen sesuai persyaratan yang telah di scan dari berkas asli, selanjutnya berkas diinput. Setelah itu KPU akan melakukan verifikasi administrasi setiap calon yang mendaftar,” jelas Ali.

Penggunaan aplikasi SIAKBA menurutnya menjadi pembeda dalam rekrutmen PPK dan PPS Pemilu Serentak Tahun 2024 dengan Pemilu sebelumnya. Penggunaan aplikasi ini telah ditetapkan dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 438 tahun 2022 tanggal 18 Oktober 2022 tentang Penetapan Aplikasi Sistem Informasi Anggota Komisi Pemilihan Umum dan Badan Adhoc sebagai Aplikasi khusus Komisi Pemilihan Umum.

“Tentunya ini kemajuan bagi pemilu kita dimana setiap tahapan pemilu sudah bekerja dengan aplikasi, sehingga bukan saja memudahkan efektifitas kerja penyelenggara pemilu tetapi bagi pemilih yang ingin berpartisipasi sebagai badan adhoc.” tambah Muhammad Ali.

Aplikasi SIAKBA bukan hanya vitaldalam tahapan seleksi, namun juga menghimpun data dan memfasilitasi terkait dengan Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota KPU Provinsi/Kabupaten/Kota dan Badan Adhoc ke depan.

Mengenai persyaratan calon PPK/PPS antara lain WNI, minimal berusia 17 tahun dan maksimal diutamakan 55 tahun, setia kepada dasar-dasar negara, mempunyai integritas dan pribadi yang kuat, jujur dan adil, tidak menjadi anggota parpol, domisili di wilayah kerja, surat keterangan sehat, pendidikan paling rendah SMA/MA/SMK, tidak pernah dipidana yang di ancam pidana penjara 5 tahun atau lebih, dan tidak pernah dijatuhi pemberhentian tetap oleh KPU Kabupaten/kota pada pemilu/pemilihan sebelumnya.

“Terkait pembentukan PPK/PPS pemilu serentak 2024 ini, kami menunggu PKPUnya di undangkan. Informasinya tidak lagi berlaku periodesasi sesuai hasil rakor kami di Kendari beberapa waktu lalu,” imbuhnya.

Sementara Sekretaris KPU Kabupaten Sumbawa Lahmuddin mengatakan, aplikasi SIAKBA akan memudahkan kerja-kerja KPU dan jajarannya dalam melakukan tugas-tugas rekrutmen Penyelenggara Pemilu serta Pengelolaan data dan pemeliharaan dokumen yang selama ini dilakukan secara manual.

“Kami telah menunjuk Sumber Daya khusus sebagai Operator SIAKBA, dan akan selalu siap setiap waktu melayani masyarakat yang membutuhkan informasi, konsultasi dan penjelasan lebih lanjut atas keberadaan SIAKBA ini,” pungkas Lahmuddin.(JK)

Komentar