Pemda Sumbawa Beri Bonus 1,3 Miliar untuk Peraih Medali Porprov

KABAR UTAMA, OLAHRAGA140 Dilihat

KabarNTB, Sumbawa – Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah menyerahkan bonus kepada atlit peraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB yang berlangsung di Mataram pada 21-28 Pebruari lalu.

Bonus yang diserahkan Senin (06/03) berupa uang tunai. Untuk peraih medali emas perorangan senilai Rp 10 juta. Sementara peraih medali perak dan perunggu masing masing Rp 5 dan Rp 3 juta.

Bonus juga untuk peraih medali untuk nomor beregu dengan formasi yang berbeda. Beregu 2 orang sebesar Rp 15 juta untuk medali emas, beregu 3 orang Rp 21 juta. Beregu 4 orang Rp 24 juta. Beregu 5 orang Rp 25 juta. Beregu 6 orang Rp 27 juta. Beregu 12 orang Rp 30 juta.

Bupati juga menyerahkan bonus untuk cabor terbaik meliputi sepak takraw, panahan dan atletik masing masing sebesar Rp 10 juta. Bonus juga diberikan untuk para pelatih. Total bonus yang diberikan senilai Rp 1,3 miliar.

Bupati Sumbawa dalam sambutannya mengatakan, Sumbawa patut berbangga dengan prestasi atlit Sumbawa di Porprov NTB dengan meraup 41 medali emas, 37 medali perak dan 56 medali perunggu.

Dan yang membanggakan lagi sambung H Mo sapaan akrab Mahmud Abdullah, semua atlit di Porprov NTB merupakan warga Sumbawa.

“Semua atlit kita berasal dari Sumbawa. Tidak seperti kabupaten lain yang mengambil atlit dari daerah lain,” tandas H Mo.

Karenanya kedepan sambungnya, KONI dan pengurus cabang olahraga melakukan evaluasi hingga apapun kendala bisa ditutupi pada event serupa dimasa mendatang.

“Saya dengar ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, termasuk soal makanan. Itu perlu diperhatikan hingga kendala kendala seperti itu tidak muncul di Porprov mendatang,” tandas bupati.

Hadir pada penyerahan bonus atlit , Wakil Bupati Sumbawa, Hj Dewi Novianty, Ketua DPRD, A Rafiq, Ketua KONI, Syamsul Fikri AR dan anggota Forkopimda.(IR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses