Presiden Minta Nilai Tambah Turunan Produk Smelter AMMAN Ditingkatkan Lewat Industrialisasi

KabarNTB, Sumbawa Barat – Presiden RI, Joko Widodo, meninjau proyek pembangunan fasilitas pengolah dan pemurnian hasil tambang (smelter) milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) di Desa Takris, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Selasa 20 Juni 2023.

Usai berkeliling melihat proses pembangunan konstruksi smelter, kepada wartawan Presiden menyatakan dirinya ingin memastikan bahwa progress pembangunan smelter AMMAN sesuai rencana.

“Kita perkirakan pertengahan tahun depan sudah selesai. Karena sampai saat ini, perhitungan terakhir dari Kementerian Investasi dan ESDM progresnya sudah 51 persen. Jika sesuai dengan schedule InsyaAllah nanti pertengahan 2024 sudah selesai,” ucapnya.

Dengan selesainya proyek pembangunan smelter AMMAN, termasuk juga smelter logam lainya seperti nikel, tembaga, bouksit dan timah yang saat ini sedang dibangun, Presiden berharap akan memberi nilai tambah yang besar ke dalam negeri, baik berupa nilai ekspor, juga terbukanya lapangan kerja.

Presiden mengapresiasi progress pembangunan smelter AMMAN yang sudah mencapai 51 persen dengan kapasitas produksi nantinya 900 ribu ton. Namun Presiden berharap produk smelter dimaksud berupa katoda tembaga juga bisa ditingkatkan nilai tambahnya melalui industrialiasi.

“Tadi saya juga sudah sampaikan ke Pak Rachmat (Rachmat Makasau – Presdir AMMAN) agar juga turunan setelah katoda tembaga itu di industrialisasikan disini, sehingga turunan-turunan itu akan memberikan nilai tambah dan membuka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya,” ucapnya.(EZ)

iklan

Komentar