KabarNTB, Sumbawa Barat – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (DISPARPORA) mendukung penuh pogram pengembangan Kabupaten Sumbawa Barat sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) dan siap berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan lainnya untuk mewujudkan hal itu.
Komitmen itu ditegaskan Kepala Dinas Parpora KSB, Nurdin Rahman SE dalam audiensi dengan Ti Ahli Universitas Indonesia bersama perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Anak (DP2KBP3A) di ruang Galeri Disparpora, Kamis 20 Februari 2025.

Kunjungan tersebut adalah rangkaian audiensi Tim Ahli UI sebagai Mitra PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT) degan perangkat daerah terkait pengembangan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sumbawa Barat.
Salah satu program dari kegiatan pengembangan KLA itu adalah pengkajian pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang direncanakan akan dibangun di Kecamatan Jereweh sebagai salah satu dukungan bagi Kabupaten Layak Anak KSB.
“Harapan kam, KSB dapat mewujudkan pariwisata ramah anak sebagai buah dari kolaborasi seluruh perangkat daerah terkait dan juga pihak eksternal,” ucap Nurdin Rahman.
Pemda KSB sendiri sejak tahun 2016 lalu terus berupaya mewujudkan KLA dan telah berhasil meraih kategori Pratama. Pemda KSB kemudian menggandeng PTAMNT, perusahaan tambang tembaga dan emas yang beroperasi di Batu Hijau untuk pembangunan dan penyediaan fasilitas RPTRA.
Pencanangan pembangunan RPTRA merupakan tindaklanjut dari komitmen untuk percepatan pemenuhan KSB sebagai KLA. Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin dalam kunjungan Menteri PPA Tahun 2023, mengatakan pencanangan pembangunan RPTRA ini merupakan refleksi nyata dari SK Bupati tentang Pembentukan TIm Gugus Tugas KLA Periode 2023-2027 dan Perda KSB Nomor 1 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.
“Pemda KSB senantiasa bersinergi dengan AMMAN yang memiliki visi sejalan untuk percepatan pemenuhan KSB sebagai KLA,” katanya.(*)

