KabarNTB, Sumbawa Barat – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Sumbawa Barat menggandeng Pusat Stydy Pariwisata Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (RIPPARKAB) Kabupaten Sumbawa Barat.
Nota Kesepahaman (MoU) antara Disparpora dan UGM ditandatagani dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Disparpora KSB, Rabu 23 April 2025 oleh Kepala Disparpora KSB, Nurdin Rahman SE dan Kepala Pusat Study Pariwisata UGM Dr Muhammad Yusuf MA.

Kadis Parpora KSB, Nurdin Rahman mengatakan penandatanganan MoU tersebut merupakan bagian dari ikhtiar untuk memujudkan visi pembangunan dareah yakni Terwujudnya KSB Maju Luar Biasa Menuju Transformasi Kesejahteraan Masyarakat Sumbawa Barat.
“Misi keenam yang menjadi tindaklanjut dari visi tersebut yaitu KSB Maju dalam Pengembanan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Penguatan Fondasi Ekonomi Kerakyatan,” jelasnya.
“Salah satu tindak lanjut yang dilaksanakan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumbawa Barat adalah menjalin kerja sama dengan Pusat Study Pariwisata Universtias Gadjah Mada dalam penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten (RIPPARKAB) pada tahun 2025 ini,” urai Nurdin Rahman.
RIPPARKAB yang disusun itu, nantinya akan menjadi acuan dalam pelaksanaan program-program pengembangan pariwisata KSB yang diharapkan bisa menjadi faktor pengungkit kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Target kita adalah Kabupaten Sumbawa Barat maju pariwisata dengan menumbuhkan klaster-klaster baru ekonomi berbasis wilaya, termasuk dalam bidang pariwisata,” imbuhnya.
Kabupaten Sumbawa Barat sendiri memili potensi sumber daya alam yang sangat menjanjikan untuk pembangunan sektor pariwisata. Daerah ini memiliki garis pantai yang indah dan perairan dengan gugusan pulau pulau kecil nan eksotis yang membentang dari bagian utara di Poto Tano hingga selatan di Kecamatan Sekongkang.
Itu belum termasuk obyek wisata alam berupa kawasan pegunungan dan dua unit bendungan raksasa, Bintang Bano di Kecamatan Brang Rea dan Tiu Suntuk di Kecamatan Brang Ene yang juga diproyeksikan sebagai destinasi wisata unggulan.(*)







