Siswa SDN Goa Antusias Ikuti Sosialisasi Penyakit Rabies

KabarNTB, Sumbawa Barat — Para siswa si SDN Goa, Kecamatan Jereweh nampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tentang penyakit Rabies (anjing gila) yang dilaksanakan Tim dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Jereweh Rabu, 5 Nopember 2025.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap bahaya rabies serta upaya pencegahan penularannya.

Koordinator Puskeswan Jereweh, Kusmiran, yang bertindak sebagai narasumber, menjelaskan bahwa edukasi ini penting dilakukan sejak dini agar anak-anak mengenal risiko rabies dan mengetahui langkah-langkah pencegahannya.

Para siswa SDN Goa, Jereweh antusias mengikuti kegiatan sosialisasi penyakit rabies yang dilaksanakan Tim Puskeswan setempat

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat, terutama anak-anak, tentang bahaya rabies, cara penularan, serta bagaimana mencegah penyakit tersebut,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diberikan penjelasan tentang cara mengenali hewan yang terinfeksi rabies, pentingnya vaksinasi hewan peliharaan, serta tindakan yang harus dilakukan bila terjadi gigitan hewan. Edukasi dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak.

Kusmiran menambahkan, kegiatan sosialisasi di sekolah merupakan bagian dari program rutin Puskeswan Jereweh untuk menekan risiko penularan rabies di wilayah Kecamatan Jereweh.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat — khususnya anak-anak — semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan hewan dan memahami bahaya rabies,” ujarnya.

Kegiatan KIE ini juga menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kesehatan masyarakat veteriner di Kabupaten Sumbawa Barat. Melalui pendekatan edukatif, diharapkan kesadaran kolektif terhadap bahaya rabies dapat tumbuh di lingkungan sekolah dan masyarakat secara luas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses