KabarNTB, Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus mendorong percepatan pembangunan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Selain mendukung kawasan wisata yang tumbuh melalui investasi, pemerintah juga memperkuat pengembangan pariwisata berbasis masyarakat guna memperluas manfaat ekonomi yang dirasakan warga.
Strategi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan sektor pariwisata di berbagai wilayah KSB. Pemerintah daerah menilai penguatan pariwisata kerakyatan menjadi langkah penting untuk membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) KSB, Rahadian, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa sejumlah kawasan seperti Pantai Kertasari, Jelenga, dan Maluk saat ini telah berkembang melalui dukungan investasi swasta yang cukup kuat.

Menurutnya, kawasan-kawasan tersebut memiliki ekosistem usaha yang relatif mapan sehingga pemerintah lebih berfokus pada penyediaan regulasi pendukung, kemudahan perizinan, serta pembangunan infrastruktur dasar guna menunjang pertumbuhan investasi dan aktivitas pariwisata.
“Pemerintah tetap hadir, tetapi lebih pada penyediaan fasilitas pendukung seperti regulasi, akses perizinan, hingga infrastruktur dasar, termasuk kebutuhan air bersih,” ujarnya. Jumat, 22 Mei 2026.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat yang masih berada pada tahap pertumbuhan. Destinasi-destinasi tersebut dinilai membutuhkan dukungan lebih besar agar mampu berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga setempat.
Rahadian mengatakan, pengembangan pariwisata kerakyatan menjadi salah satu strategi untuk memastikan manfaat sektor pariwisata dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat di berbagai wilayah.
“Pariwisata berbasis masyarakat membutuhkan proses yang panjang. Tanpa dukungan pemerintah, perkembangannya akan lebih lambat. Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan program yang dapat mendorong manfaat ekonomi langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Melalui pendekatan tersebut, Pemkab KSB berupaya menciptakan keseimbangan antara pengembangan kawasan wisata berbasis investasi dan destinasi pariwisata kerakyatan. Keduanya diharapkan dapat saling melengkapi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah juga menegaskan bahwa pelaku UMKM yang berada di kawasan wisata yang telah berkembang tetap menjadi bagian penting dalam ekosistem pariwisata daerah.
Kedepan, sinergi antara investasi, penguatan UMKM, dan pengembangan destinasi berbasis masyarakat diharapkan mampu memperkuat daya saing pariwisata KSB sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)






