KabarNTB, Sumbawa Barat – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus bekerja untuk memperceapat realisasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Selain memaksimalkan aktivasi di kalangan pelajar SMA/SMK sederajat yang telah berusia 17 tahun, Dukcapil.KSB juga menyasar para pegawai yang bertugas di Instansi Pemerintah.
“Aktivasi IKD di Instansi Pemerintah merupakan langkah untuk mendukung program digitalisasi layanan publik,” ungkap Kepala Dinas Dukcapil KSB, Ferial SKM, Senin 07 September 2026.

Beberapa instansi yang telah melaksanakan aktivasi IKD adalah :
1. Kantor Kementerian Agama Kab. Sumbawa Barat, dilaksanakan pada 1 September 2026.
2. BPKAD Kab. Sumbawa Barat dilaksanakan 1 September 2026 .
3. BAPPEDA Kab. Sumbawa Barat dilaksanakan 2 September 2026.
4. Inspektorat Kab. Sumbawa Barat dilaksanakan 3 September 2026, serta
5. BPS Kab. Sumbawa Barat – yang dilaksanakan pada 7 September 2026.
“Aktivasi IKD ini bertujuan untuk memudahkan ASN dalam mengakses data kependudukan secara digital, aman, dan praktis melalui smartphone,” imbuh Ferial.
Ia menambahkan, Dukcapil KSB berkomitmen terus bergerak mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan semangat “Data Akurat, Layanan Cepat, Menuju Sumbawa Barat Digital”.
Dukcapil sendiri menargetkan aktivasi IKD bisa mencapai 30 persen. Target tersebut lebih tinggi dibanding sasaran awal sebesar 6,4 persen.
Ferial mengatakan peningkatan target tersebut juga berkaitan dengan upaya KSB meraih penghargaan bagi daerah yang memiliki capaian aktivasi IKD tinggi.
“Awalnya 6,4 persen, tapi kita naikkan jadi 30 persen untuk mendapatkan award nanti. Mengejar award kita, 30 persen ke atas,” katanya.(*)




