Amin Tak Ingin Buru-buru Putuskan Pendamping

KabarNTB, Sumbawa Barat – Bakal Calon Gubernur / Wakil Gubernur yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Nusa Tenggara Barat (NTB) HM Amin, mengaku tidak mau terburu-buru (dalam menentukan pasangan) untuk maju di Pilgub NTB 2018 mendatang.

Kepada KabarNTB usai membuka event Mantar Paragliding XCross Country Open (Mantar XC Open) di Taliwang, Selasa malam 18 Juli 2017, HM Amin menyatakan masih banyak waktu sampai ke pendaftaran pasangan calon ke Komisi Pemilhan Umum (KPU) pada Januari 2018 mendatang.

Apalagi, dinamika politik terkait Pilkada, menurutnya, masih (berlangsung) cair. Dimana masing-masing partai politik dan figure sejauh ini masih intens menjalin komunikasi untuk penjajakan.

“Kan tidak ada partai yang cukup untuk mengusung (pasangan calon) sendiri, jadi harus koalisi. Saya perkirakan sekitar bulan September nanti baru final (soal pasangan),” katanya.

Ketua DPW Nasdem NTB, HM Amin

Ia mengakui dalam beberapa waktu kebelakang muncul wacana tentang dirinya yang disandingkan dengan sejumlah nama bakal calon lain, seperti Ahyar Abduh (Walikota Mataram), Suhaili FT (Bupati Lombok Tengah), Ali BD (Bupati Lombok Timur), juga dengan Siti Rohmi Djalillah (Rektor Universitas Hamzanwadi).

“Saya apresiasi saja. Untuk penentuan satu, dua (posisi bacagub atau bacawagub) belum. Saya ini kan fleksibel, bisa di nomor satu, bisa di nomor dua, tergantung dari kompromi politik dan saya berdamai dengan situasi,” ujarnya sambil tertawa lepas.

Yang jelas menurut HM Amin, dirinya dan Partai Nasdem, saat ini tetap intens menjalin komunikasi dengan para tokoh maupun partai politik lain untuk penjajakan koalisi dalam mengusung pasangan calon.

Ia juga menyatakan saat ini ia masih focus untuk melaksanakan tugas sebagai wakil gubernur dan belum memutuskan siapa figure yang akan menjadi pasangannya di Pilgub NTB 2018 mendatang.

“Saya fokus dulu menyelesaikan agenda-agenda rakyat dan pembangunan, itu yang lebih penting. Kalau saya nyatakan sekarang, nanti masyarakat terkotak-kotak, birokrasi terpecah itu yang saya tidak mau. Saya ini politisi, pimpinan daerah, sekaligus pimpinan partai politik juga, sehingga kita menjaga semuanya. Nanti ada momentumnya,” pungkasnya.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.