KSB Hibahkan Lahan plus Anggaran untuk Pembangunan Polres, Makodim dan LP

KabarNTB, Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengambil sikap pro aktif untuk mendekatkan dan Maksimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan keberadaan institusi vertikal, seperti, Kejaksaan Negeri, Markas Komando Distrik Militer (Makodim), Lembaga Pemasyarakatan (LP), juga markas Bgigade Mobil (Brimob) yang merupakan pasukan elit Polri.

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, mengatakan tahun 2017 ini Pemda telah merampungkan proses pengadaan tanah untuk lokasi pembangunan kantor Kejaksaan, Makodim, Lembaga Pemasyarakatan dan juga markas Brimob.

Lokasi tanah tersebut berada di kelurahan Telaga Bertong yang menjadi kompleks perkantoran intansi vertikal lainnya.

“Disamping untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, keberadaan institusi vertikal ini juga akan berpengaruh positif terhadap penambahan jumlah penduduk KSB. Nanti putra-putra daerah KSB yang bertugas di daerah lain bisa kita minta ditarik pulang untuk mengabdikan diri di tanah kelahirannya,” urai Wabup.

Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin didampingi Kapolres, AKBP Andy Hermawan, memasang baret kepada Bintara baru Polres setempat

Selain pengadaan lahan, di tahun anggaran 2017 ini, Pemda KSB juga telah menginisiasi pembangunan kantor Markas Kepolisian Resor (Mapolres) setempat dan mengalokasikan hibah senilai Rp 7 miliyar lebih. Proyek pembangunan kantor Mapolres tersebut saat ini sedang dalam proses tender.

Wabup menyatakan, Pemda berkepentingan untuk membantu pembangunan kantor baru Mapolres mengingat kantor yang ada sekarang tidak memadai untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat. Kantor baru yang akan dibangun itu terletak dilapangan belakang kantor Mapolres yang ada sekarang.

“Sama halnya dengan Makodim dan Kejaksaan, kita ingin kantor Polres yang baru nanti menjadi ikon daerah. Jadi selain nyaman ditempati kita berharap pelayanan kepada masyarakat juga menjadi lebih baik dan maksimal,” timpalnya.

Untuk pembangunan Makodim selain lokasi (sekarang telah dibebaskan lahan seluas dua hektar lebih dari rencana 5 hektar) akan dilaksanakan dalam tahun 2018 mendatang. Jika nantinya dibutuhkan pembangunan Kompi, Wabup menyatakan pemerintah daerah akan menempatkannya di Wilayah Poto Tano.

“Sementara untuk pembangunan Mako Brimob dan Kejaksaan serta Lembaga Pemasyarakatan, tergantung institusi masing-masing, yang jelas kita sudah menyiapkan lahannya. Lembaga Pemasyarakatan sengaja kita tempatkan di belakang lokasi Mako Brimob agar pengawasannya lebih maksimal,” demikian Wabup Fud Syaifuddin.(EZ)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.