Kalah Menang di Pilgub Zul – Rohmi Tetap Peduli Masyarakat Miskin

KABAR UTAMA, SOSOK126 Dilihat

KabarNTB, Mataram – Bakal Calon Wakil Gubernur NTB, Hj Siti Rohmi Djalillah (Rohmi) berjanji Ia dan pasangannya, bakal calon gubernur, DR Zulkieflimansyah (Doktor Zul), akan tetap mendatangi masyarakat door to door untuk bersilaturahmi dan mendengarkan langsung harapan dan keinginan warga, termasuk kritikan untuk paket Zul Rohmi.

“Zul Rohmi tetap peduli dan care kepada masyarakat miskin kalah ataupun menang dalam PilGub nanti,” ujarnya, dalam pernyataan resmi kepada Redaksi Minggu 21 Januari 2018.

Selain itu, Hj Rohmi juga berharap kaum perempuan dan pemilih pemula tidak Golput dan apatis terhadap Pemilu kada Gubernur NTB 27 Juni 2018 mendatang. Hal ini penting untuk meningkatkan partisipasi pemilih secara signifikan.

Dengan demikian legitimasi dan mandat politik Cagub dan Cawagub NTB yang terpilih makin kuat dimata masyarakat.

Bakal calon wakil gubernur, Hj Siti Rohmi Djalillah dalam suatu kesempatan bersama para pemilih pemula

“Yang pada akhirnya masyarakat berhak menagih janji-janji program dan mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat,” urainya.

Rektor Universitas Hamzanwadi itu, mengutarakan bahwa partisipasi politik perempuan dan pemilih pemula dalam memberikan pilihannya di bilik suara nanti, menjadi salah satu indikator penting keberhasilan pendidikan politik yang dicanangkan KPU maupun organisasi masyarakat sipil lainnya di NTB.

“Zul Rohmi sangat mengapresiasi KPU dan Bawaslu yang mendorong agar masyarakat menggunakan hak pilihnya secara cerdas,” katanya.

Paket Zul Rohmi dalam Pilgub NTB , lanjut Siti Rohmi akan berusaha secara maksimal untuk menyakinkan kaum perempuan dan pemilih pemula agar tidak salah dalam menentukan pilihannya.

“Kami siap menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan dan pemilih pemula jika diberi kepercayaan untuk memenangkan PilGub NTB,” imbuhnya.

Ia mengakui bahwa paket Zul-Rohmi kerap di bully dan diterpa berbagai isu terkait pencalonannya dalam kontestasi PilGub NTB ini. Terlepas pro kontra atas hal tersebut , baginya itu bagian dari ujian yang harus dilalui sebagai kandidat.

“Kami tetap menganggap hal tersebut bagian dari atensi dan kepedulian masyarakat terhadap Zul-Rohmi, meskipun cara yang dipakai terkesan stigmatis,” ungkapnya.

Lebih jauh, Ia mengimbau agar organisasi perempuan di NTB mengawal dan memberikan masukan kepada dirinya terkait isu dan permasalahan kaum perempuan dan anak yang bisa dijadikan “pintu masuk” bagi Zul-Rohmi untuk berbuat dan bekerjasama.

Untuk itu, dirinya ingin dibimbing, diarahkan dan dituntun untuk kebaikkan bersama dalam memberikan pencerahan kepada kaum perempuan dan pemilih pemula disemua strata sosial.

Ia menambahkan pada Pilgub NTB ini pihaknya akan terbuka dalam menjalin komunikasi dan kerjasama secara moral dengan masyarakat yang bersimpati terhadap Zul Rohmi.

Prinsipnya pasangan yang kerap disebut sebagai ‘Duo Doktor’ itu, ingin ada gerakan keswadayaan dari masyarakat dalam memberikan support dan dukungan sebagai wujud penerimaan konstituen terhadap Zul Rohmi.

Dengan jumlah pemilih sekitar 3,9 juta dan wilayah yang sangat luas, Rohmi mengakui dirinya tidak mampu menjelajahi dan menyambangi seluruh pemilih dan masyarakat karena keterbatasan yang dimiliki.

“Saya berharap relawan perempuan dan pemilih pemula bisa turut membantu menyakinkan kepada lingkungan sekitarnya plus minus Zul Rohmi supaya fair,” kata Siti Rohmi sembari menambahkan pihaknya membutuhkan saran dan masukan yang bisa dilaksanakan dan berdampak luas bagi kepentingan masyarakat sekitar.(JK/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses