Hindari Perjokian, Peserta Seleksi CPNS KSB Wajib Absen Sidik Jari

KabarNTB, Sumbawa Barat –┬áPanitia Seleksi (Pansel) CPNS Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengantisipasi tindakan curang oleh pelamar peserta tes dengan menerapkan prosedur absensi sidik jari (finger print).

Juru Bicara Pansel CPNS KSB, Mars Anugerahinsyah mengatakan tindakan curang dimaksud bisa berupa praktek percaloan dan perjokian. Pansel menurutnya, menginginkan pelaksanaan tes benar-benar berlangsung secara jujur, bersih dan lancar.

Juru Bicara Pansel CPNS Pemda KSB, Mars Anugerahinsyah

“Strategi kami dengan menerapkan absensi sidik jari agar tidak ada percaloan dan perjokian,” ujar Mars, kepada wartawan, Jum’at 26 Oktober 2018.

Dengan sistem absensi sidik jari itu, akan menutup ruang peserta untuk mewakilkan dirinya kepada orang lain dalam mengikuti tes. Sebelum masuk ke ruangan ujian, para peserta wajib diabsen menggunakan sistem elektronik itu. Jika bukan peserta bersangkutan, otomatis akan tertolak oleh system.

“Selanjutnya Panitia tidak akan mengizinkan meski mereka membawa bukti fisik berupa kartu peserta ujian,” tegas Mars.

Proses perekaman sidik jari para peserta tes sendiri dilaksanakan oleh panitia bersamaan dengan pengambilan kartu ujian yang sudah dimulai sejak Kamis lalu. Pansel mewajibkan peserta untuk datang sendiri (tidak diwakilkan) untuk mengambil kartu peserta. Usai mendapatkan kartu peserta ujian, peserta diminta memasukkan data sidik jarinya pada alat yang telah disediakan.

“Ada yang datang diwakili karena jauh. Kami langsung tolak. Tapi kami tidak mau tahu karena aturan yang kami buat ini kan sebenarnya untuk keamanan teman-teman peserta juga,” timpal Mars.

Mars mengimbau peserta tes CPNS KSB agar segera mendatangi sekretariat Pansel di gedung Computer Asisted Test (CAT) KSB untuk mengambil kartu ujian, meski sejauh ini jadwal pelaksanaan test belum ditetapkan pusat.(Ndy)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.