KabarNTB, Sumbawa – Penyidik Sat Reskrim Polres Sumbawa menemukan fakta lain tentang AP (18) pelaku pembunuhan sadis dan pembakaran terhadap jenazah Kohilafatul Jannah (Olive) yang ditemukan di pinggir jalan Kelapis Kelurahan Brang Biji, Jum’at siang 13 September 2019.
Fakta itu terungkap setelah Tim Opsnal Sat Reskrim berhasil menangkap AP kurang dari empat jam sejak mayat Olive ditemukan oleh warga.
Ternyata AP juga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di kos – kosan di Kelurahan Uma Sima yang terjadi pada Selasa 10 September lalu.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, IPTU Faisal Afrihadi SH mengatakan, keterlibatan AP dalam kasus Curanmor tersebut diketahui setelah dilakukan pendalaman dan penyelidikan sesuai laporan dari korban yang motornya hilang dicuri.
“Terduga pelaku kasus pembunuhan ini juga diduga melakukan Curanmor,” ungkap Kasat kepada wartawan.
Kasus pencurian sepeda motor yang dilakukan AP, menimpa Dhea Putra Hidana (21) mahasiswa UTS.
Ketika itu korban meninggalkan sepeda motor miliknya di depan kos untuk istirahat malam. Namun, terduga pelaku masuk ke halaman teras kos korban dan langsung mengambil motor dimaksud.
Selain AP, dalam kasus Curanmor ini juga diamankan seorang pelajar, RAZ (14). Ia diduga ikut terlibat bersama AP melakukan pencurian.
“RAZ diamankan ketika ia hendak pulang ke rumahnya. Saat ini kami masih terus melakukan pendalaman. Untuk barang bukti juga sudah kami amankan,” demikian IPTU Faisal Afrihadi.
Seperti diberitakan, AP bersama seorang rekannya, LH (17) ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Sumbawa dalam kasus pembunuhan terhadap Olive. AP membunuh Olive dengan cara dicekik karena cemburu. Ia menuduh pacarnya itu selingkuh dengan lelaki lain.
Usai membunuh, AP yang panik kemudian meminta bantuan LH, rekannya untuk membuang mayat Olive. Mayat tersebut kemudian dimasukkan karung dan dibawa menggunakan sepeda motor ke sekitar Jalan Kelapis arah menuju Tanjung Menangis. Untuk menghilangkan jejak, AP dan LH kemudian membakar mayat korban.
Mayat korban akhirnya ditemukan warga sekitar pukul 11.00 wita dalam kondisi hangus terbakar pada Jum’at siang.(JK)






