KabarNTB, Mataram – Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 yang telah menjadi darurat nasional, berdampak terhadap semua lini kehidupan tak terkecuali dunia pariwisata. Menyikapi hal tersebut, yang Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), bersama Pemerintah Provinsi NTB dan Polda NTB mendistribusikan Bantuan Lauk Pauk Siap Saji (BALASA), bagi pelaku parekraf di NTB pada Rabu 17 Juni 2020 yang dilepas di Islamic Center (IC) NTB di Mataram.
Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal, ditemui usai pelepasan menyatakan mendukung penuh proses pendistribusian BALASA hingga ke tangan penerima bantuan, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas masing-masing Polres jajaran se-NTB.
“Polda NTB diminta dan digandeng untuk melakukan kerjasama dalam hal pendistribusian dan pengawalan. Kami senang dan kami akan lakukan pengawalan bahan pokok dan beberapa bahan makanan siap saji, yang sudah dikemas dalam satu kotak. Tadi ada lebih kurang 1.300 Bhabinkamtibmas yang akan mendistribusikan 15.000 kotak,” ungkap Kapolda NTB.

Untuk memastikan distribusi BALASA tepat sasaran sesuai data yang ada, pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota dan pihak-pihak terkait lainnya.
“Insyaallah, penyaluran BALASA ini akan kita pastikan sampai ke tangan penerimanya, kita akan kawal by name by address. Kami akan semaksimal mungkin untuk menyalurkan tepat pada orangnya dan alamatnya,” tandas Kapolda.
“Saya kira sekaligus juga momentum ini kami jadikan momentum Hari Bhayangkara,” imbuhnya.
Lebih lanjut Irjen Pol. M. Iqbal menjelaskan, sesuai tujuan penyaluran BALASA yakni untuk membantu para pelaku pariwisata khususnya di Provinsi NTB, yang sangat terdampak akibat adanya pandemi Covid-19. Diharapkan BALASA tersebut dapat sedikit meringankan beban pekerja dan pelaku pariwisata.
“Dampak dari pandemi Covid-19 ini memang sangat luar biasa. Bahkan kalau tidak atau kurang bijak menyikapinya, maka akan berdampak juga terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” imbuhnya.
Paket BALASA tersebut akan didistribusikan ke 10 kabupaten/kota se-Peovinsi NTB dengan target sasaran yakni Kota Mataram 2521 paket, Kota Bima 1756 paket, Kabupaten Lombok Timur 1237 paket, Lombok Utara 2283 paket, Lombok Barat 3270 paket, Lombok Tengah 1688 paket, Sumbawa Barat 380 paket, Bima 232 paket, Dompu 286 paket, Sumbawa 1347 paket. 15.000 paket BALASA ini akan didistribusikan dengan melibatkan seluruh Bhabinkamtibmas di 10 Polres jajaran yang akan mendatangi target sasaran secara door to door (pintu ke pintu).
BALASA akan diberikan kepada para pekerja dan pelaku wisata baik perhotelan, restoran, Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata, red), travel, pedagang asongan, lapak kuliner, sanggar atau seniman, hingga kusir cidomo dan lain-lain.
Sebelumnya, Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf Edy Wardoyo, mengungkapkan bahwa pariwisata merupakan salah satu bidang yang paling merasakan dampak pandemi Covid-19. Lebih-lebih pariwisata merupakan salah satu bidang unggulan di Provinsi NTB. Pemerintah dalam program bantuan bahan pokok (bapok) dengan lauk siap saji tersebut, diharapkan dapat membantu para pekerja dan pelaku parekref yang terdampak Covid-19 di NTB.
Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Polda NTB di bawah kepemimpinan Irjen Pol Muhammad Iqbal yang membantu pemerintah daerah dalam penanganan pandemi Covid-19.
“Kita beruntung punya Kapolda yang perhatiannya bukan hanya pada persoalan keamanan tapi dalam banyak hal. Ini memang cara Yang Maha Kuasa dengan mengirimkan Pak Iqbal bersama kita. Alhamdulillah, bantuannya sangat maksimal, ide-idenya sangat brilian,” kata Gubernur.(NK)





