Komitmen untuk Terbuka dan Do’a untuk Almarhum Husni Djibril di Pidato Perdana Haji Mo’

KabaNTB, Sumbawa – Bupati Sumbawa, H Mahmud Abdullah dan Wakil Bupati Dewi Noviany (Mo-Novi) menegaskan komitmen untuk terbuka terhadap kritik dan masukan dalam rangka merealisasikan visi misi Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban.

Penegasan itu disampaikan Bupati H Mahmud Abdullah (Haji Mo’) dalam pidatonya di hadapan para anggota parlemen di Sidang paripurna DPRD Sumbawa, Kamis 29 April 2021. “Kami akan senantiasa membuka diri dan berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kemajuan Tau dan Tana Samawa tercinta,” ucap Bupati.

Sebagaimana diamanatkan Gubernur NTB, kata Haji Mo’, menjadi Bupati dan Wakil Bupati, adalah mereka yang memiliki kerendahan hati dan kesediaan berkorban lebih banyak dalam melayani masyarakat. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan, seraya melepaskan semua perbedaan dalam kontestasi Pilkada lalu. “Kami mengajak semua elemen masyarakat Sumbawa untuk menatap kedepan, bersama menjawab semua permasalahan dan tantangan kehidupan dengan karya nyata untuk mewujudkan kondisi yang lebih baik, kondisi dimana kita akan semakin bangga menjadi Tau Samawa,” imbuhnya.

Bupati Sumbawa, H Mahmud Abdullah didampingi Wakil Bupati Dewi Noviany hadir menyampaikan pidato perdana pasca dilantik di Sidang Paripurna DPRD Sumbawa Kamis (29/4)

Dalam kesempatan itu, Haji Mo’ menyatakan kesyukuran atas pelaksanaan Pilkada Sumbawa 9 Desember 2020 lalu yang telah berjalan dengan aman, tertib dan damai tanpa gesekan yang berarti. Karenanya, Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kinerja penyelenggara dan pengawas Pilkada yang telah bekerja siang dan malam, demi menghadirkan Pilkada yang berkualitas, jujur dan adil. Apresiasi yang sama, juga disampaikan kepada TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat beserta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sumbawa, yang telah membantu menyukseskan Pilkada 2020.

Ia juga mengajak seluruh peserta sidang paripurna untuk mengirimkan do’a bagi almarhum HM Husni Djibril, B.Sc, Bupati Sumbawa periode 2016-2021, dan mendoakan agar dedikasi dan pengabdiannya bagi daerah menjadi penerang kehidupannya di alam barzah. “Doa juga teriring untuk bapak Drs. A. Latief Majid SH, Bupati Sumbawa Periode 2000-2004, dan Drs. H. Jamaluddin Malik, Bupati Sumbawa peiode 2005-2010 dan 2011-2015, agar senantiasa dalam kondisi sehat wal‘afiat, dimurahkan rizki dan diberkahi kebahagiaan,”.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Penjabat Sementara Bupati Sumbawa Ir. Zainal Abidin M.Si, Pelaksana Harian Bupati Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, MM., dan Penjabat Bupati Sumbawa Ir. Muhammad Husni, M.Si., yang telah menjaga kelancaran roda pemerintahan dan pembangunan daerah di masa transisi kemarin,” paparnya.

Terkait Pandemi Covid-19, Haji Mo’ menyatakan perjuangan masih belum selesai untuk mengatasi pandemi Covid-19 beserta dampak-dampak yang ditimbulkannya. Ia meminta semua pihak untuk berdo’a dan terus berikhtiar agar rakyat Indonesia terhindar dari wabah pandemi yang semakin mengganas sebagaimana kejadian di India. “Mari kita semua tetap waspada dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terapkan 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ajaknya.

Bupati berharap, pada waktu yang bersamaan, juga harus menjaga momentum kebangkitan ekonomi yang terpuruk akibat pandemic, serta mengendalikan masalah sosial yang terjadi. “Kunci keberhasilan menghadapi kondisi dilematis ini, terletak pada kedisiplinan masing-masing individu dalam menerapkan protokol kesehatan, dan sinergitas kebijakan dan konsistensi implementasinya di lapangan,” tegasnya.

Menurutnya, saat ini pemerintah dituntut untuk pandai menjaga ritme kebijakan, agar rakyat kembali sehat, ekonomi kembali bangkit, dan kehidupan sosial berjalan dalam tatanan kebiasaan baru. Haji Mo’ mengaku yakin, dengan kekompakan dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan DPRD, yang didukung penuh oleh jajaran Forkompinda, semua akan berhasil melewati masa-masa sulit dengan selamat. “Percayalah bahwa badai pasti berlalu, fa inna ma’al ‘usri yusro, karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,” pungkasnya.(JK)

Posted by: On: Reply

Subscribe

Langganan Berita Kami Disini. Silahkan Masukkan Alamat E-mail Anda.