Sirkuit MXGP Samota Tak Terpelihara, FPKS Ajak Pemda Duduk Bersama

KabarNTB, Sumbawa – Sirkuit MXGP di Samota tak dipelihara. Padahal sirkuit itu telah ditetapkan menjadi tuan rumah kejuaraan motor cross dunia untuk lima tahun kedepan.

Terkait kondisi sirkuit yang disebut terbaik didunia itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sumbawa, Adizul Syahabuddin menyayangkannya. Namun dia memaklumi, sebab lahan dilokasi sirkuit tersebut bukankah milik pemerintah hingga program pemeliharanyapun tak tercantum dianggaran daerah.

Pembalap sedang menjajal sirkuit Samota Sumbawa pada Seri XII MXGP pada 24-26 Juni lalu. Sirkuit terindah didunia itu kini tak terpelihara (foto:Irfan)

Karenanya untuk membahas masa depan sirkuit tersebut, PKS menyarankan pemerintah dan DPRD duduk bersama guna menbahasnya. “Dewan belum tahu apa rencana pemda. Saya kira kita perlu duduk bersama membahasnya,” kata Az, sapaan akrabnya.

Tentang usulan lahan sirkuit itu dibebaskan mengingat Sumbawa jadi tuan rumah untuk lima tahun kedepan, Adizul mengatakan hal itu juga perlu dibicarakan dengan DPRD.

“Kalau Pemda mau bebaskan lahan itu, perlu perencanaan di APBD dengan menggunakan lembaga Appraisal untuk menghitung kisaran harga tanahnya. Regulasinya seperti itu,” papar Az.

Namun sebelum pembebasan lahan itu diusulkan, dia menyeru pemerintah menyampaikan kepada DPRD tentang dampak jangka pendek dan manfaat jangka panjang dari penyelenggaraan event dunia itu.

Hal itu perlu dilakukan agar semua pihak bersikap dan berfikir bahwa pengadaan tanah untuk kegiatan dimaksud sangat perlu, karena punya dampak positif bagi pembangunan Sumbawa kedepan.(IR)

Komentar