KSB Masih Bebas PMK, 3.829 Ternak Sudah Divaksin

KabarNTB, Sumbawa Barat – Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berhasil mempertahakan status bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Berdasarkan data Dinas Pertanian KSB per 30 Agustus 2022, belum ada kasus PMK yang ditemukan di daerah ini. Seluruh wilayah (8 kecamatan) masih zona hijau.

Kepala Dinas Pertanian KSB, Suhadi mengatakan, Tim penanganan PMK dinas terkait terus intens melaksanakan upaya-upaya pencegahan, termasuk dengan vaksinasi hewan ternak rentan PMK.

Saat ini populasi hewan ternak rentan PMK di KSB sebanyak 117.811 ekor. Jumlah itu terdiri dari ternak sapi sebanyak 82.445 ekor, kerbau 16.519 ekor, kambing 17.938 ekor, Domba 454 ekor, dan babi 455 ekor.

Kadis Pertanian KSB, Suhadi

“Untuk vaksin, kami telah menerima 7.000 dosis vaksin dalam dua kali pengiriman dari provinsi. Pengiriman pertama 2.000 dosis dan pengiriman kedua 5.000 dosis,” sebut Kepala Dinas Pertanian KSB, Suhadi.

Realisasi vaksinasi sampai 30 Agustus 2022 sudah mencapai 54,70 persen dari total dosis atau sebanyak 3.829 ekor ternak di seluruh kecamatan di KSB.

“Petugas kami intens melakukan sosisalisasi terkait PMK ke masyarakat, termasuk melibatkan pemerintah desa/kelurahan dan Kecamatan,” imbuh Suhadi.

Sebelumnya Bupati Sumbawa Barat telah menerbitkan surat edaran terkait pencegahan PMK. Akses keluar masuk hewan ternak, baik dari KSB yang dibawa keluar daerah, maupun dari luar yang akan dibawa ke KSB ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.(EZ)

Komentar