KabarNTB, Sumbawa — Pihak Kepolisian menegaskan bahwa isu penculikan anak yang merebak dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kecamatan Lape, Sumbawa, adalah hoaks alias isu bohong.
“Isu tentang penculikan yang beredar khususnya di Desa Dete dan Desa Lape itu adalah isu bohong,” tegas Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Lape, Iptu Awaluddin, Jumat 9 Desem b fer 2022.
Kapolsek menyatakan bahwa foto yang beredar di WAG dan platform sosial media lainnya yang disebut sebagai pelaku penculikan anak, adalah foto lama dan pernah beredar sejak tahun 2018 lalu.
“Isu ini sengaja dimainkan dengan sengaja menggunakan foto tersebut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ucap Kapolsek.
Ia menyatakan di beberapa daerah modus penyebaran isu seperti ini sudah sering terjadi untuk membuat resah dan kekhawatiran ditengah masyarakat.
“foto-foto yang diduga pelaku penculikan itu adalah foto yang sempat viral beberapa tahun lalu dan membuat resah masyarakat. Banyak orang di beberapa daerah diamankan dan dimintai keterangan karena penyebaran foto dan narasi hoax penculikan melalui medsos dan grup WA,”.
“Jangan sampai kejadian di Pulau Lombok beberapa tahun lalu terjadi di daerah kita gara-gara pesan berantai tentang isu penculikan memakan beberapa korban jiwa,” ujarnya mengingatkan.
Namun terlepas dari itu, Kapolsek Lape menghimbau warga untuk tetap waspada dan bagi orang tua menyempatkan diri untuk antar jemput anaknya ke sekolah.
Ketika mendapat isu yang tidak jelas kebenaranya untuk mengkonfirmasi kepada aparat keamanan baik Polsek, Koramil, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Pemerintah Desa setempat agar tidak menjadi isu yang tidak bertanggung jawab dan menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. (JK)





