Mutasi Perdana Pasca Resmi Menjabat, Bupati KSB Lantik 4 Kadis dan Staff Ahli

KabarNTB, Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, melaksanakan pelantikan perdana pejabat pimpunan tunggi pratama pasca dirinya dilantik sebagai bupati Sumbawa Barat, Jum’at 07 Maret 2025 di Lantai III Gedung Graha Praja Sekretariat Daerah Kompleks KTC.

Pelantikan tersebut dilaksanakan dalam rangka mengisi jabatan lowong karena pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun. Sebslumnya Pemda telah melaksanakan seleksi terbuka pejabat tinggi Pratama untuk mengisi empat jabatan kepala OPD yang lowong.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sumbawa Barat Nomor 025/800.1.3.3/BPKSDM/2025 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, pejabat yang dilantik adalah  Novrizal Zainsyah yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) dipromosi menjadi Kepala Dinas setempat.

Abdullah yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Poto Tano dipromosi menjadi kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selanjutnya Jamilatun yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Dinas Pertanian diangkat menjadi kepala Dinas Pertanian dan H. Wahidin yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Sekongkang diangkat menjadi Staf Ahli Bupati.

Bupati H. Amar Nurmansyah, dalam arahannya meminta para pejabat yang dilantik dan Aparatur Sipil Negara (ASN) umumnya untuk disiplin dan kompak bersatu dalam membangun dan memberikan pelayanan kepada Masyarakat.

“Jangan ada blok-blok di kalangan pejabat dan pegawai. Tidak bisa kita memberikan pelayanan prima kepada masyarakat kalau kita tidak kompak. Bisa acak-acakan kerjanya dan kasihan masyarakat,’’ ujarnya.

Bupati juga meminta kepala OPD untuk membangun dan bekerja sama dengan baik dalam mengelola organisasi. Hal itu dapat diwujudkan dengan membangun hubungan yang sehat dan kuat antara atasan dengan stafnya. Termasuk membangun integritas dan loyalitas, kebersamaan yang baik dalam team work.

“Jika ada pegawai yang memiliki kinerja buruk, tidak lantas diabaikan atau dikucilkan. Ini karena seburuk-buruknya pegawai pasti punya manfaat yang menunjang kinerja. Dengan demikian, bisa tercipta situasi kerja yang kondusif, terkendali, harmonis,” cetusnya.

Bupati juga menyinggung mutasi lanjutan untuk mengisi jabatan yang masih lowong. Jabatan itu diantaranya Asisten I Setda serta pengisian Sekda Definitif.

“Saat ini Sekda kita belum definitif. Termasuk jabatan asisten I yang masih lowong serta jabatan lain yang memang perlu di refresh. Saya sudah minta Pj Sekda untuk segera membentuk panitia seleksi (Pansel) agar jabatan yang lowong tersebut dapat segera terisi,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses