Bangun Ketahanan Ekonomi Pasca Tambang, KSB Gandeng Lombok Utara Kembangkan Pariwisata

KabarNTB, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar pertemuan strategis di Hotel Kayana, Lombok Utara, membahas kolaborasi pengembangan pariwisata sebagai fondasi ketahanan ekonomi baru, Kamis 8 Januari 2026.

Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah dan Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar bersama Wakil Bupati Lombok Utara beserta beberapa Kepala OPD dari kedua kabupaten.

Bupati KSB, H Amar Nurmansyah menyerahkan cenderamata kepada Bupati KSB, H Najmul Akhyar usai pertemuan membahas kerjasama pengembangan pariwisata oleh kedua Kabupaten

Dalam pertemuan itu, Bupati Amar menyoroti pentingnya diversifikasi ekonomi daerah. Ia mengungkap bahwa KSB saat ini serius dalam merancang masa depan ekonomi pasca-tambang.

“Kami saat ini merupakan generasi yang akan menghadapi lompatan di Kabupaten kami yang sangat signifikan, yang tadinya kami sangat bergantung kepada tambang. Pada 2031, IUPK tambang yang ada di kami itu sudah tidak ada lagi, Kami harus bisa mempersiapkan diri jauh lebih baik, tidak lagi hanya bergantung pada tambang,” tegasnya.

Ia menggarisbawahi urgensi diversifikasi ekonomi menuju sektor non-pertambangan. Caranya dengan menumbuhkan klaster-klaster ekonomi baru, salah satunya melalui pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

Sementara Bupati KLU,  Najmul Akhyar menyambut baik kerja sama lintas daerah ini. Berpengalaman mengelola pariwisata Gili Trawangan, Meno, dan Air, KLU menilai potensi KSB kuat dan menjanjikan. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan paket wisata terintegrasi serta memperkuat pariwisata regional NTB.

Pertemuan ditutup dengan diskusi OPD kedua daerah mengenai langkah tindak lanjut mulai dari promosi bersama hingga pengembangan SDM dan infrastruktur pariwisata.

Turut hadir mendampingi Bupati KSB, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Nurdin Rahman SE, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta beberapa pejabat terkait lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses