Sumbawa Besar, KabarNTB
Pemda Sumbawa akan mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenakan pakaian kerja bermotif Kre Alang disalah satu hari kerja. Hal ini ditujukan untuk melestarikan sekaligus memasifkan penggunaan Kre Alang secara luas. “Saya sudah minta Pak Sekda susun regulasi–bagaimana ASN kita menggunakan seragam bermotif Kre Alang disalah satu hari kerja,” kata Bupati Sumbawa, H Syarafuddin Jarot dikegiatan
Diseminasi motif dan corak Kre Alang sebagai ekspresi budaya Samawa menuju perlindungan kekayaan intelektual komunal di Istana Tua Dalam Loka, Senin (02/02).
Perlindungan kekayaan intelektual komunal (KIK) Kre Alang tengah digagas oleh LKPM Univesitas Samawa (Unsa) bekerjasama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.
Masih kata Jarot, motif Kre Alang sangat disukai oleh banyak kalangan. Hal ini terlihat ketika ia mengenakan Kre Alang disejumlah acara resmi kedaerahan. “Di HUT NTB, banyak sekali orang termasuk pak gubernur tertarik sama Kre Alang.
Begitu juga saat saya hadir di HUT Bima, banyak orang yang ngajak foto karena mereka tertarik dengan motif Kre Alang yang saya pakai,” papar Jarot.
Ketertarikan orang pada keanekaragaman motif sambung bupati, juga mempengaruhi nilai ekonomi Kre Alang. “Kalau ASN pakai Kre Alang, tentu kebutuhan Kre Alang akan bertambah yang pada akhirnya mendongkrak produksi dan kesejahteraan pengrajin,” paparnya.
Bila pengrajin sejahtera sambung Jarot, maka akan menarik generasi muda menjadi pengrajin Kre Alang hingga kelestariannya sebagai kekayaan budaya Sumbawa tetap terjaga.
Sementara itu salah seorang peneliti dari LKPM Universitas Samawa (Unsa) menyebut ada 50 motif dan corak Kre Alang yang telah diidentifikasi. (IR)
