KabarNTB, Sumbawa Barat — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Arpus) Kabupaten Sumbawa Barat melaksanakan pendampingan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menerapkan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).
Kepala Dinas Arspus Sumbawa Barat, H Burhan Daeng Mangago, mengatakan pendampingan dilaksanakan untuk seluruh OPD.
“Kawan-kawan OPD yang membutuhkan pendampingan bisa menghubungi kami, nanti kami akan mengirimkan tim pendamping ke OPD terkait,” ungkap Haji Burhan disela-sela kegiatan pendampingan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), 12 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, pendampingan diarahkan pada pemahaman teknis pengelolaan arsip aktif melalui aplikasi SRIKANDI. Tahap pemberkasan menjadi bagian penting untuk memastikan dokumen pemerintahan tersusun sesuai klasifikasi sehingga mudah ditemukan kembali saat diperlukan.
“Dinas Arpus berperan memberikan bimbingan kepada setiap perangkat daerah agar penerapan aplikasi SRIKANDI berjalan sesuai dengan tata kelola kearsipan yang berlaku. Pendampingan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman aparatur dalam mengelola dokumen secara elektronik,” urai Haji Burhan.
Penerapan SRIKANDI di lingkungan OPD diharapkan dapat meningkatkan efektivitas administrasi pemerintahan, mempermudah penelusuran dokumen, serta memperkuat akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.
Namun demikian, Haji Burhan menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan arsip digital tidak hanya bergantung pada penggunaan aplikasi. Konsistensi aparatur dalam melakukan pemberkasan, menjaga kelengkapan dokumen, dan menerapkan prosedur kearsipan juga menjadi faktor penting.
“Dengan pengelolaan yang baik sejak arsip masih aktif, dokumen pemerintahan diharapkan lebih teratur, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.(*)



